Viral Jemaah Haji RI Satu Tenda dengan Pekerja Asing di Mina, Begini Faktanya

Kabar Haji 2026

Viral Jemaah Haji RI Satu Tenda dengan Pekerja Asing di Mina, Begini Faktanya

Tri Aljumanto - detikHikmah
Minggu, 31 Mei 2026 09:56 WIB
Potret tenda jemaah haji di Mina, Juni 2025.
Ilustrasi tenda haji di Mina (Foto: Saudi Press Agency)
Makkah -

Jagat media sosial sempat dihebohkan oleh video viral yang menarasikan jemaah haji Indonesia telantar dan dipaksa satu tenda dengan pekerja asing di Mina. Namun, fakta sebenarnya di lapangan ternyata tidak seperti narasi yang beredar. Peristiwa tersebut hanyalah salah paham singkat yang langsung klir dalam hitungan menit.

Ketua Kloter Jemaah Haji JKB 12, Anwar Munawar, membeberkan kronologi asli kejadian tersebut. Anwar menjelaskan bahwa kloternya menempati tiga ruangan tenda di Mina dengan kapasitas berbeda, yakni ruangan pertama berisi 180 orang, ruangan kedua 130 orang, dan ruangan ketiga 83 orang.
Insiden salah paham ini hanya terjadi di ruangan ketiga.

"Pas jemaah kita mau masuk, di sana sudah ada orang-orang asing. Dicari tahu sama kita, ternyata mereka adalah karyawan dapur," ujar Anwar Munawar di hotel, Sabtu (30/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat adanya orang asing di tenda jatah mereka, situasi sempat memanas karena jemaah merasa berhak atas tempat tersebut. Anwar menyebut wajar jika jemaah sempat protes, namun pihak ketua kloter langsung bergerak cepat menenangkan jemaah dan mendatangi pihak maktab untuk meminta pertanggungjawaban.

"Kita juga berbalik ke maktab. Kita juga minta penjelasan, kok bisa berubah seperti ini? Kita punya kartu, per jemaah punya kartu L8 itu semuanya," jelas Anwar.

ADVERTISEMENT

Setelah dilakukan komunikasi dan pendekatan yang intensif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pihak syarikat (perusahaan penyedia layanan maktab) dan perwakilan PPIH Arab Saudi, para pekerja asing tersebut akhirnya bersedia mengosongkan tenda.

Anwar menegaskan proses pemindahan itu berlangsung sangat cepat, tidak sampai berjam-jam seperti narasi liar di media sosial.

"Dibantu sama syarikat, semua pihak kumpul di situ. PPIH Arab Saudi juga semua ikut. Lima belas sampai dua belas menit selesai. Selesai pagi itu, selesai," tegasnya.

Terkait video yang telanjur viral dan memicu kepanikan warganet di tanah air, Anwar memakluminya sebagai luapan emosi jemaah yang sedang berada dalam kondisi puncak kelelahan setelah menjalani perjalanan panjang dari Arafah dan Muzdalifah.

"Ya itu namanya jemaah yang habis capek kali ya, dari Arafah ke Muzdalifah. Capek yang kita wajarlah, tidak sabaran," ungkap Anwar.

Anwar memastikan bahwa setelah para pekerja dapur tersebut dipindahkan, seluruh jemaah Indonesia dari kloternya bisa menempati tenda Mina dengan aman dan nyaman hingga fase puncak haji usai dan kembali ke hotel. Pihak rombongan bahkan baru mengetahui kalau insiden kecil pada pagi hari itu mendadak viral justru saat malam harinya.




(alj/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads