Menulis lafal basmalah sebanyak 113 kali banyak dilakukan muslim pada 1 Muharram. Diyakini, mengerjakan amalan ini akan diberi perlindungan dari Allah SWT atau tolak bala.
Muharram sendiri termasuk satu dari beberapa bulan yang mulia. Menurut kitab Fiqh Al Jihad Dirasah Muqaramah li Ahkamihi wa Falsafatihi fi Dhau' Al-Qur'an wa Al-Sunnah oleh Yusuf Qardhawi terjemahan Irfan Maulana Hakim dkk, tiga bulan lainnya adalah Zulkaidah, Zulhijah, dan Rajab.
Dari Abu Bakrah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Zaman berputar seperti hari Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu terdiri dari 12 bulan, di antaranya 4 bulan Haram, tiga bulan berurutan, Zulkaidah, Zulhijah, dan Muharram. Adapun Rajab yang juga merupakan bulannya kaum Mudhr, berada di antara Jumadil Akhir dan Syakban." (HR Bukhari Muslim)
Adapun terkait amalan menulis bismillah 113 kali pada 1 Muharram diterangkan dalam buku Intisari Kitab Mujarobat susunan Muhammad Ulin Nuha, hendaknya penulisan dilakukan pada secarik kertas dan membawanya ketika bepergian. Orang yang melakukannya diyakini tidak akan menjumpai sesuatu yang ia benci selama sisa hidupnya.
Meski begitu, banyak yang mempertanyakan apakah amalan ini berasal langsung dari Rasulullah SAW atau hanya tradisi di sebagian tempat termasuk Indonesia?
Menulis Bismillah 113 Kali pada 1 Muharram Bukan Sunnah Nabi SAW
Menulis bismillah 113 kali pada 1 Muharram bukan termasuk sunnah Rasulullah SAW. Dilansir dari situs NU Online, amalan tersebut adalah tradisi dari para ulama terdahulu.
Tradisi menulis bismillah 113 kali ketika 1 Muharram cukup familier bagi kalangan muslim Indonesia, khususnya di lingkungan pesantren. Diterangkan dalam kitab Jauharul Munazhom fii Fadhail Syahrillah Muharram, Syekh Abu Bakar bin Muhyiddin Al Hindi menjelaskan amalan itu memiliki fadhilah yang membebaskan seseorang dari mara bahaya semasa hidupnya.
Mengapa Harus 113 Kali?
Masih dari sumber yang sama, Imam Muhammad as-Syarbiniy al-Khatib melalui Tafsir a-Sirajul Munir menyatakan alasan 113 kali dalam penulisan bismillah 1 Muharram karena jumlah surat dalam Al-Qur'an secara keseluruhan adalah 114. Namun, hanya 113 surat yang diawali dengan bismillah kecuali surah At Taubah.
Cara Menulis Bismillah 113 Kali
- Penulisan bismillah 113 kali menggunakan bahasa Arab
- Menulis dalam keadaan suci dan berusaha menjaga kesucian selama proses penulisan
- Penulisan bismillah 113 kali dilakukan setelah magrib atau awal masuk bulan Muharram sampai waktu magrib berikutnya
- Hasil dari tulisan itu bisa disimpan di tempat yang aman dalam rumah atau dibawa bepergan
- Fokus dalam menulis, tidak disertai kesibukan lain seperti berbicara dengan orang dan semacamnya
Amalan Bulan Muharram bagi Muslim
Selain menulis bismillah 113 kali, ada juga amalan lain yang biasa dilakukan muslim untuk meraih keutamaan bulan Muharram. Berikut beberapa di antaranya seperti dinukil dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun tulisan Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid.
- Melaksanakan puasa Muharram
- Membaca doa akhir tahun
- Membaca doa awal tahun
- Menghidupkan malam Muharram dengan qiyamul lail
- Memperbanyak membaca Al-Qur'an
- Salat sunnah seperti hajat, tahajud dan semacamnya
- Memperbanyak zikir kepada Allah SWT
- Melaksanakan puasa Tasua dan Asyura
Wallahu a'lam.
(aeb/kri)












































Komentar Terbanyak
Cegah Korupsi, MUI Usul MBG Pakai Dapur Pesantren dan Benahi Pejabat BGN
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan