Pemerintah Arab Saudi secara resmi menyatakan pelaksanaan musim haji 1447 Hijriah berjalan dengan sukses besar. Para pejabat tinggi Kerajaan memuji tingginya tingkat koordinasi antar-lembaga yang berhasil melayani lebih dari 1,7 juta jemaah dari seluruh belahan dunia untuk beribadah dengan aman dan nyaman.
Melansir Gulf News, Minggu (31/5/2026) pengumuman keberhasilan ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Wilayah Makkah sekaligus Wakil Ketua Komite Haji dan Umrah Permanen, Pangeran Saud bin Mishaal bin Abdulaziz, pada hari Jumat lalu. Menurutnya, kesuksesan tahun ini didukung penuh oleh sistem keamanan yang solid, manajemen organisasi yang matang, serta integrasi layanan yang prima di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klaim kesuksesan tersebut digaungkan setelah para jemaah haji dari berbagai penjuru dunia sukses menyelesaikan seluruh rangkaian ritual utama haji. Mulai dari prosesi wukuf di Arafah, mabit (bermalam) di Muzdalifah, hingga puncaknya ritual melontar jumrah di Mina yang berjalan dengan kondusif dan penuh kekhusyukan.
Pangeran Saud menegaskan bahwa kelancaran operasional haji musim ini tidak lepas dari dukungan penuh serta bimbingan dari jajaran kepemimpinan tertinggi Kerajaan Arab Saudi. Persiapan yang ekstensif, pengalokasian sumber daya yang masif, hingga pemantauan tanpa henti di setiap tahapan menjadi kunci keberhasilan implementasi program di lapangan.
Ziarah tahunan ini, lanjut Pangeran Saud, menjadi bukti nyata atas komitmen tanpa batas dari Kerajaan Arab Saudi untuk terus melayani para "tamu Tuhan". Prioritas utama terletak pada jaminan lingkungan yang aman, terorganisir dengan baik, serta dikelola secara profesional.
"Musim haji mencerminkan citra sebuah bangsa yang bekerja dengan ketulusan dan dedikasi untuk melayani para tamu Tuhan. Tempat-tempat suci menyaksikan tingkat organisasi dan harmoni yang sangat tinggi, menunjukkan sinergi luar biasa di antara berbagai lembaga pemerintah dan institusi yang terlibat," ujar Pangeran Saud.
Lebih lanjut, kesuksesan haji tahun ini kembali membuktikan kapasitas dan kapabilitas Arab Saudi dalam mengelola pergerakan massa dalam jumlah jutaan orang secara efisien. Kerajaan dinilai sukses menyajikan lingkungan yang teduh, aman, serta sarat akan fasilitas perawatan medis dan logistik yang setara dengan kesucian ibadah haji itu sendiri.
Kendati demikian, Pangeran Saud mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak cepat berpuas diri. Alih-alih mengendurkan fokus karena tugas tahun ini telah selesai, keberhasilan musim ini justru dipandang sebagai garis start atau awal dari persiapan menyambut musim haji tahun berikutnya.
(hnh/erd)












































Komentar Terbanyak
Cegah Korupsi, MUI Usul MBG Pakai Dapur Pesantren dan Benahi Pejabat BGN
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan