Timeline Haji 2027 Sudah Keluar, Butuh 300 Dokter-400 Perawat

Timeline Haji 2027 Sudah Keluar, Butuh 300 Dokter-400 Perawat

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Senin, 08 Jun 2026 15:04 WIB
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dalam konferensi pers di  Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (8/6/2026).
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dalam konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (8/6/2026). Foto: Anisa Rizki/BeritaKlik
Jakarta -

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) mengatakan telah menerima timeline haji 2027. Di dalamnya, ada beberapa hal yang jadi acuan untuk pelaksanaan haji musim depan.

"Kami juga sudah menerima timeline haji dari pemerintah Arab Saudi, di mana kami sudah terima dokumennya pada tanggal 13 Zulhijah kemarin. Dokumen itu menyebutkan tentang beberapa deadline-deadline yang harus kita tetapkan termasuk rasio dokter dan perawat yang mereka harapkan," kata Gus Irfan dalam konferensi pers Amirul Hajj di Gedung VIP Bandara Soekarno Hatta, Senin (8/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Irfan mengatakan Saudi mewajibkan setiap seribu jemaah harus ada 1,5 dokter dan 1,7 perawat. "Itu artinya kalau 200.000 (jemaah haji) itu berarti 300 dokter dan hampir 400 perawat dan ini belum bisa kita penuhi karena itu tahun ini kita harus bekerja keras untuk memenuhi itu," imbuhnya.

Menhaj juga mengatakan pada dokumen timeline haji 2027 terdapat jadwal kontrak yang harus melalui Nusuk serta pembaharuan menggunakan e-wallet. Hal tersebut seiring dengan pemaksimalan aplikasi e-Nusuk.

ADVERTISEMENT

"Kemudian jadwal kontrak harus melalui Nusuk dan pembaharuan menggunakan e-wallet. Ini semakin ke sini pemerintah Arab Saudi semakin memaksimalkan penggunaan aplikasi e-Nusuknya sehingga akan lebih memudahkan bagi semua jemaah," terang Gus Irfan.

Selain itu, persyaratan kesehatan juga jadi salah satu hal yang disebutkan pada timeline haji 2027. Ada juga beberapa kaitan dengan jumlah maksimal syarikah.

"Memang disebutkan di situ ada syarikah hanya dibolehkan satu, tapi kita akan coba membicarakan kembali karena jemaah kita lebih dari 200.000 sehingga kalau satu syarikah itu agak menyulitkan," urai Menhaj.

Lebih lanjut, dia juga menyebut sudah ada jadwal kapan pembayaran haji harus dimulai dan akan disesuaikan dengan timeline haji RI.

"Kita akan segera menyusun timeline haji kita untuk disesuaikan dengan timeline pemerintah Arab Saudi. Insyaallah dengan ini kita akan berusaha memastikan bahwa persiapan haji tahun 2027 akan bisa berjalan dengan sebaik-baiknya," pungkas Gus Irfan.




(aeb/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads