Innalillahi, Dokter Haji Kloter UPG 38 Sultra Meninggal di Makkah

Kabar Haji Bersama Wardah

Innalillahi, Dokter Haji Kloter UPG 38 Sultra Meninggal di Makkah

Hanif Hawari - detikHikmah
Senin, 08 Jun 2026 19:02 WIB
Innalillahi, Dokter Haji Kloter UPG 38 Sultra Meninggal di Makkah
dr. Fitri Rezkiani, petugas medis TKHK 2026. Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Kabar duka datang dari penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Seorang petugas kesehatan haji asal Indonesia, dr. Fitri Rezkiani, gugur saat menjalankan tugas melayani jemaah haji di Tanah Suci.

Informasi gugurnya dr. Fitri Rezkiani beredar melalui sejumlah pesan duka yang menyebut almarhumah merupakan tenaga kesehatan haji Kloter UPG 38 Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa dr. Fitri Rezkiani meninggal dunia saat mengemban tugas sebagai pelayan tamu Allah di Makkah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Telah berpulang ke Rahmatullah Saudara/Teman kami petugas kesehatan haji kloter dr. Fitri Rezkiani dalam mengemban tugas mulia sebagai pelayan tamu Allah di Tanah Suci Makkah, insyaallah husnul khatimah," demikian bunyi pesan duka yang beredar.

ADVERTISEMENT

Informasi mengenai berpulangnya dr. Fitri Rezkiani ini dibenarkan Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah, Hasan Afandi. Ia membenarkan kabar duka tersebut.

"Betul. Almarhumah adalah dokter kloter UPG 38," kata Hasan saat dikonfirmasi BeritaKlik, Senin (8/6/2026).

Berdasarkan keterangan dari Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr. Mohammad Imran, dr. Fitri Rezkiani meninggal dunia pada Senin, 8 Juni 2026, di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah. Ia turut berduka cita atas wafatnya dr. Fitri.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhumah dr. Fitri Rezkiani," ujar Imran dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, sebelum meninggal dunia almarhumah sempat menjalani perawatan intensif selama tujuh hari di rumah sakit. Berdasarkan keterangan PPIH Arab Saudi, penyebab meninggalnya dr. Fitri Rezkiani adalah gangguan pernapasan.

"Almarhumah sempat dirawat selama 7 hari di rumah sakit," katanya.

"Adapun penyebab kematian almarhumah karena gangguan pernapasan," tambah Imran.

Rencananya, almarhumah dimakamkan di Pemakaman Saraya, Makkah. PPIH Arab Saudi juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhumah diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

"Semoga Allah SWT menerima amal ibadah almarhumah dan memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan," tukasnya.




(hnh/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads