62 Persen Jemaah Haji RI 2026 Telah Pulang ke Tanah Air

62 Persen Jemaah Haji RI 2026 Telah Pulang ke Tanah Air

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Minggu, 21 Jun 2026 13:00 WIB
Jemaah haji kloter 13 Debarkasi Palembang tiba di Tanah Air.
Ilustrasi kepulangan jemaah haji (Foto: Istimewa/Kemenhaj Sumsel)
Jakarta -

Fase kepulangan jemaah haji RI 2026 ke Tanah Air masih terus berlangsung hingga kini. Hingga Sabtu, 20 Juni 2026 sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Dilansir dari situs Kementerian Haji dan Umrah RI, jumlah itu terdiri atas 103.687 jemah dan 1.066 petugas. Secara total yang dipulangkan melalui Jeddah mencapai 104.753 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah telah diberangkatkan 70 kloter yang membawa 26.898 jemaah dan 281 petugas dengan jumlah keseluruhan 27.179 orang. Secara kumulatif, sebanyak 329 kloter telah tiba di Indonesia yang terdiri dari 127.709 jemaah dan 1.316 petugas.

Dengan begitu, total jemaah dan petugas yang telah kembali ke Indonesia mencapai 129.025 orang. Angka itu mencapa 62 persen dari total jemaah haji.

ADVERTISEMENT

Selain itu, pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 226 kloter yang terdiri atas 86.592 jemaah dan 904 petugas telah diberangkatkan, dengan total 87.496 orang. Adapun jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia berjumlah 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Juru Bicara Kemenhaj RI, Maria Assegaff menyatakan nilai-nilai yang tumbuh selama menjalankan ibadah haji seperti kesabaran, kedisiplinan, pedulian, persaudaraan, dan keihlasan perlu terus dijaga setelah jemaah kembali ke Tanah Air.

"Perjalanan haji tidak berhenti ketika jemaah tiba di rumah. Justru dari sanalah pengabdian baru dimulai. Nilai kemabruran harus tercermin dalam sikap, kepedulian, serta kontribusi nyata kepada keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Dia menilai, kepatuhan dan kedisiplinan jemaah selama proses pemulangan turut menentukan kelancaran pelayanan. Kemenhaj RI juga mengapresiasi jemaah yang mematuhi ketentuan penerbangan, termasuk tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin.

"Kepatuhan jemaah bukan hanya memudahkan proses pemeriksaan, tetapi juga menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan. Air zamzam telah disiapkan dan akan dibagikan secara resmi di debarkasi masing-masing, sehingga jemaah tidak perlu membawanya di dalam koper," lanjut Maria.

Dia juga mengingatkan agar jemaah menjaga paspor, kartu identitas haji, boarding pass, dan dokumen penting lainnya selama perjalanan. Jemaah diminta tidak menitipkan dokumen kepada pihak yang tidak berkepentingan serta segera melapor kepada petugas apabila mengalami kehilangan atau kendala.

Selain dokumen perjalanan, jemaah perlu memeriksa kembali barang bawaan sebeum meninggalkan hotel, bus maupun area bandara. Koper dan tas kabin juga harus dilengkapi identitas yang jelas agar mudah dikenali saat tiba di Indonesia.

Lebih lanjut, Jubir Kemenhaj itu juga mengapresiasi seluruh jemaah, petugas PPIH, petugas kloter, tenaga kesehatan, petugas sektor, serta seluruh unsur pendukung yang terus bekerja demi memastikan proses pemulangan berjalan aman, tertib dan lancar. Kemudian, penghargaan juga disampaikan kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan seluruh otoritas terkait atas dukungan serta kerja sama selama haji 1447 H/2026 M.

"Dari Tanah Suci, jemaah tidak hanya membawa pulang kerinduan kepada keluarga, tetapi juga semangat kemabruran. Semoga kepulangan ini menjadi awal untuk menebarkan kebaikan dan membangun peradaban yang lebih baik," pungkasnya.




(aeb/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads