Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada jemaah haji asal Pidie Jaya, Aceh, yang baru saja kembali dari Tanah Suci. Bantuan ini diprioritaskan bagi jemaah yang terlilit utang akibat bencana alam pada akhir November 2025 lalu.
Penyerahan bantuan hasil kolaborasi Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed Foundation ini berlangsung di Pidie Jaya, Senin (29/6/2026). Di Provinsi Aceh, total ada 32 jemaah haji penerima manfaat yang tersebar di sejumlah daerah terdampak bencana, mulai dari Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Kota Langsa, hingga Kabupaten Aceh Utara.
Wamenhaj Dahnil menjelaskan keterbatasan ekonomi pascabencana memaksa sebagian jemaah meminjam dana demi melunasi biaya haji dan memenuhi kebutuhan di Tanah Suci. Kehadiran bantuan ini diharapkan bisa menjadi solusi konkret.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin para jemaah pulang dengan hati yang tenang. Jangan sampai kemabruran ibadahnya masih dibayangi beban utang akibat musibah yang mereka alami. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan dan menjadi bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat," ujar Dahnil Anzar dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).
Dahnil mengungkapkan, perhatian khusus ini diberikan langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang kagum dengan kegigihan masyarakat Serambi Mekah. Meski sempat dilanda musibah dan diberi kelonggaran, Aceh justru menjadi salah satu provinsi tercepat dalam merampungkan pelunasan biaya haji.
"Semangat itu menjadi perhatian Bapak Presiden Prabowo. Presiden kemudian mengamanahkan agar bantuan kemanusiaan yang tersedia diprioritaskan bagi jemaah yang benar-benar membutuhkan," lanjut Dahnil.
Baca selengkapnya di sini.
(hnh/kri)

Komentar Terbanyak
Iran Berencana Bentuk NATO Versi Islam, Ajak Saudi dan Turki
Tukang Tambal Ban Rela Utang demi Haji, Kini Dilunasi Pemerintah-UEA
MUI Godok Naskah Akademik RUU Pidana LGBT