Kapan Lebaran 2026 Muhammadiyah? Ini Prediksi dan Hitungan Mundurnya

Kapan Lebaran 2026 Muhammadiyah? Ini Prediksi dan Hitungan Mundurnya

Tia Kamilla - detikHikmah
Senin, 26 Jan 2026 20:00 WIB
Ornamental Arabic lantern with burning candle glowing at night. Festive greeting card, invitation for Muslim holy month Ramadan Kareem.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Choreograph
Jakarta -

Prediksi Lebaran 2026 Muhammadiyah menjadi perhatian publik karena Muhammadiyah telah bergerak lebih awal menentukan tanggal Idul Fitri 2026.

Penetapan ini dilakukan melalui hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid, dengan berpedoman pada prinsip dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), agar umat Islam bisa mempersiapkan hari raya dari jauh-jauh hari.

Berikut prediksi tanggal Lebaran 2026 versi Muhammadiyah dan hitung mundurnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prediksi Tanggal Lebaran 2026 Muhammadiyah

Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang penetapan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah, Muhammadiyah menetapkan bahwa Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan tanggal tersebut didasarkan pada hasil perhitungan hisab atau perhitungan astronomi, dengan menggunakan pedoman Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Artinya, tanggal Lebaran ditentukan melalui perhitungan yang sudah ditetapkan oleh Muhammadiyah.

ADVERTISEMENT

Bagaimana Cara Muhammadiyah Menentukan Tanggal Lebaran?

PP Muhammadiyah menentukan Lebaran 2026 berdasarkan hasil perhitungan hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid. Perhitungan ini mengacu pada prinsip, syarat, dan ketentuan dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Berdasarkan hasil hisab tersebut, peristiwa ijtimak atau bertemunya matahari dan bulan menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, pukul 01.23.28 waktu dunia (UTC). Penetapan ini mengikuti Parameter Kalender Global (PKG) 1, yaitu saat matahari terbenam di hari ijtimak sudah ada wilayah di bumi yang memenuhi syarat masuk bulan baru sebelum pukul 24.00 UTC.

Secara perhitungan, posisi bulan saat itu sudah memenuhi ketentuan, yaitu tinggi bulan berada di atas 5 derajat dan jarak sudut bulan dengan matahari (elongasi) minimal 8 derajat. Salah satu titik pengamatan menunjukkan posisi hilal sudah jelas dan memenuhi syarat.

Karena semua ketentuan tersebut terpenuhi, Muhammadiyah menetapkan bahwa Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Hitung Mundur Lebaran 2026 Muhammadiyah

Lebaran 2026 menurut Muhammadiyah jika dihitung mundur dari Senin (26/01/2026) adalah tinggal sekitar 53 hari lagi. Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan ini merujuk pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah. Penentuan tanggal Lebaran dilakukan melalui metode hisab atau perhitungan astronomi.

Apakah Lebaran 2026 Muhammadiyah Bisa Berbeda dengan Pemerintah?

Ada kemungkinan Lebaran 2026 versi Muhammadiyah berbeda dengan penetapan pemerintah. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI, Lebaran 2026 menurut pemerintah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Tanggal tersebut berbeda satu hari dengan ketetapan Muhammadiyah yang telah menetapkan Lebaran 2026 pada Jumat, 20 Maret 2026. Perbedaan ini terjadi karena metode penentuan yang digunakan tidak sama.

Perlu dipahami, tanggal Lebaran versi pemerintah masih berupa perkiraan. Kepastian resminya akan ditetapkan melalui sidang isbat di akhir bulan Ramadan, dengan mempertimbangkan hasil pengamatan hilal dan perhitungan hisab.

Kapan Lebaran Idul Fitri 2026 Versi Pemerintah?

Hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan secara resmi tanggal Lebaran Idul Fitri 2026. Kepastian 1 Syawal baru akan ditentukan melalui sidang isbat yang digelar pada akhir bulan Ramadan.

Meski begitu, masyarakat sudah bisa melihat perkiraannya melalui kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama RI. Dalam kalender tersebut, Lebaran Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026.

Namun, tanggal ini masih bersifat perkiraan dan belum final. Penetapan resminya tetap menunggu hasil pengamatan hilal dan perhitungan hisab pada tanggal 29 Ramadan yang kemudian dibahas dalam sidang isbat.

Jika hilal terlihat dan memenuhi kriteria yang disepakati oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), maka Lebaran Idul Fitri 2026 akan ditetapkan pada keesokan harinya.

Bagaimana Jadwal Libur Lebaran Idul Fitri 2026?

Pemerintah menetapkan libur dan cuti bersama Lebaran Idul Fitri 2026 selama lima hari. Ketentuan ini tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri PANRB tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Berdasarkan SKB tersebut, hari libur Lebaran jatuh pada 21 dan 22 Maret 2026, sedangkan cuti bersama ditetapkan pada 20, 23, dan 24 Maret 2026.

Libur Lebaran ini juga berdekatan dengan libur Hari Suci Nyepi, sehingga total waktu libur menjadi tujuh hari, termasuk cuti bersama.

Rangkaian libur dimulai dari peringatan Hari Suci Nyepi pada 18-19 Maret 2026, lalu langsung dilanjutkan dengan libur dan cuti bersama Lebaran pada 20-24 Maret 2026.

Berikut jadwal lengkapnya:

1.Rabu, 18 Maret 2026: Cuti Bersama Hari Suci Nyepi

2. Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi

3. Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama menjelang Lebaran

4. Sabtu, 21 Maret 2026: Hari pertama Lebaran Idul Fitri

5. Minggu, 22 Maret 2026: Hari kedua Lebaran Idul Fitri

6. Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Lebaran

7. Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Lebaran




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads