1 Syawal 1447 H Jatuh Tanggal Berapa? Ini Prediksi Lebaran 2026 Secara Hisab

1 Syawal 1447 H Jatuh Tanggal Berapa? Ini Prediksi Lebaran 2026 Secara Hisab

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Senin, 09 Mar 2026 07:15 WIB
Traditional ornamental arabic lantern with a burning candle in desert after sunset during blue hour. Festivel greeting card for Ramadan Kareem and Ramadan Mubarak. Dubai, UAE.
Ilustrasi 1 Syawal Foto: iStock
Jakarta -

Lebaran 2026 diperkirakan berlangsung pada pekan ketiga bulan Maret. Pada tahun ini juga terdapat kemungkinan perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri antara pemerintah dan Muhammadiyah.

Perbedaan tersebut berpotensi terjadi karena masing-masing pihak menggunakan metode yang berbeda dalam menentukan awal bulan Syawal. Berikut prediksi tanggal Lebaran 2026 beserta penjelasan selengkapnya.

Prediksi 1 Syawal atau Lebaran 2026 Pemerintah

Pemerintah hingga kini belum menetapkan secara resmi tanggal Lebaran 2026 atau 1 Syawal 1447 Hijriah. Penentuan hari raya Idul Fitri akan diputuskan melalui sidang isbat yang dijadwalkan pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, perkiraan tanggal Lebaran dapat dilihat melalui Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama RI. Dalam kalender tersebut, 1 Syawal 1447 H diprediksi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Tanggal tersebut masih bersifat prediksi. Penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat pada akhir Ramadan. Dalam sidang tersebut, pemerintah menggunakan dua metode penentuan awal bulan Hijriah, yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan langsung terhadap bulan sabit).

ADVERTISEMENT

Apabila hilal terlihat dan memenuhi kriteria yang telah disepakati negara anggota MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), maka 1 Syawal akan ditetapkan pada hari berikutnya.

Sebaliknya, jika hilal tidak terlihat, maka bulan Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari atau dikenal dengan istilah istikmal.

Sementara itu, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memperkirakan posisi hilal di wilayah Indonesia pada saat pengamatan belum memenuhi kriteria MABIMS. Karena itu, ia memprediksi 1 Syawal 1447 H kemungkinan jatuh pada 21 Maret 2026.

Prediksi 1 Syawal atau Lebaran 2026 Muhammadiyah

Selain pemerintah, organisasi Islam Muhammadiyah juga telah menetapkan jadwal Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang penetapan hasil hisab untuk Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Penetapan tersebut didasarkan pada hasil perhitungan hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Metode yang digunakan mengikuti prinsip, kriteria, serta parameter dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Dalam perhitungan tersebut dijelaskan bahwa ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, yang bertepatan dengan 30 Ramadan 1447 H, tepatnya pada pukul 01:23:28 UTC.

Pada saat matahari terbenam di hari terjadinya ijtimak tersebut, sebelum pukul 24.00 UTC sudah terdapat wilayah di bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG), sehingga awal bulan Syawal dapat ditetapkan.




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads