Air Paling Utama di Dunia Menurut Ulama, Ternyata Bukan Zamzam

Air Paling Utama di Dunia Menurut Ulama, Ternyata Bukan Zamzam

Hanif Hawari - detikHikmah
Senin, 27 Apr 2026 08:00 WIB
Air zamzam
Ilustrasi. air zamzam (Foto: Getty Images/Fendi Riandika)
Jakarta -

Selama ini, kita mengetahui bahwa air zamzam dikenal sebagai air paling istimewa di muka bumi karena keberkahannya yang sering disebut dalam hadits. Keutamaan air zamzam bahkan diyakini memiliki manfaat sebagai makanan sekaligus penyembuh bagi umat Islam di seluruh dunia.

Namun, dalam khazanah keilmuan Islam, para ulama mengungkap adanya air yang dianggap lebih baik dibandingkan air zamzam. Air tersebut bukan berasal dari sumur atau mata air biasa, melainkan dari sebuah mukjizat yang terjadi pada Nabi Muhammad SAW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Air yang Lebih Istimewa dari Air Zamzam

Air zamzam sudah istimewa, tetapi ada air yang dinilai lebih utama oleh para ulama, yaitu air yang memancar dari sela-sela jari Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari mukjizat beliau. Air tersebut dianggap memiliki derajat paling tinggi karena langsung berkaitan dengan kemuliaan dan keajaiban yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad SAW.

Kisah mukjizat ini dijelaskan dalam buku Cinta Abadi Rasulullah hingga Hari Kiamat oleh Hamzah Utina. Ada sebuah hadits yang menjelaskan peristiwa luar biasa Nabi Muhammad mengeluarkan air dari sela-sela jarinya.

ADVERTISEMENT

عن أنس أن النبي صلى الله عليه وسلم دعا بإناء من ماء، فأتي بقدح رحراح، فيه شيء من ماء، فوضع أصابعه فيه، قال أنس:فجعلت أنظر إلى الماء ينبع من بين أصابعه قال أنس: فحزرت من توضَّأ، ما بين السبعين إلى الثمانين

Artinya: Dari Anas, bahwa Nabi SAW meminta sebuah wadah berisi air, lalu dibawa kepadanya sebuah cangkir kecil yang berisi sedikit air. Kemudian beliau mencelupkan jari-jarinya ke dalamnya. Anas berkata, "Aku pun melihat air mengalir dari sela-sela jari-jarinya." Anas berkata, "Aku memperkirakan jumlah orang yang berwudhu saat itu antara tujuh puluh hingga delapan puluh orang." (HR Bukhari dan Muslim)

Mukjizat ini menunjukkan bagaimana Allah SWT memberikan keistimewaan luar biasa kepada Rasulullah SAW, di mana air dapat memancar dari sela-sela jari beliau untuk memenuhi kebutuhan banyak orang.

Para ulama menilai air yang keluar dari sela jari Rasulullah SAW adalah air paling utama di muka bumi karena berasal dari mukjizat langsung Nabi SAW. Bahkan, kedudukannya disebut lebih tinggi dibandingkan air zamzam karena terkait langsung dengan kemuliaan dan keistimewaan beliau. Pendapat para ulama ini tertulis dalam berbagai kitab.

Dalam kitab Mughni al-Muhtaj Ila Ma'rifat Al-Fadz al-Minhaj dijelaskan, "Imam al-Bulqini mengatakan bahwa air zamzam lebih utama dari air Kautsar. Artinya sebagai air paling utama, karena dengan air zamzamlah dada Rasulullah SAW dibersihkan. Dan tidaklah digunakan mencuci dada beliau kecuali air paling utama. Tetapi lagi-lagi, seperti disampaikan bahwa air paling utama masih saja air yang keluar dari jari jemari Rasulullah SAW."

Dalam kitab lainnya, yaitu Hasyiyah Qalyubi wa Umaraih disebutkan sebagai bahwa, "Para ulama menjelaskan, air yang keluar dari jari jemari Rasulullah SAW adalah paling utama, kemudian air zamzam, air Telaga Kautsar, air Sungai Nil Mesir, baru air sungai lainnya."

Tambahan penjelasan juga ada di dalam kitab I'anat at-Thalibin dijelaskan pula sebagai berikut, "Para ulama menjelaskan, maksud dari kalimat "أفضل المياه" adalah selain air yang memancar dari sela-sela jari Nabi SAW, air itulah yang paling utama dibandingkan air zamzam."

Berdasarkan penjelasan para ulama dalam berbagai kitab, air yang memancar dari sela-sela jari Nabi Muhammad SAW ditetapkan sebagai air paling utama.

Meskipun demikian, air zamzam tetap memiliki kedudukan yang sangat tinggi karena keberkahannya dan perannya dalam peristiwa penting dalam kehidupan Rasulullah SAW dan berbagai macam kisah-kisah sejarah Islam.

Hingga kini, umat Islam masih dapat merasakan keistimewaan air zamzam karena sumbernya tetap memancar dan dapat diminum langsung oleh jemaah di Tanah Suci.




(hnh/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads