Puasa Tasua dan Asyura dikerjakan pada 9-10 Muharram. Meski tergolong sunnah, amalan ini banyak dilakukan muslim pada Muharram karena terdapat keutamaan di baliknya.
Dalam Islam, berpuasa ketika Muharram jadi yang paling utama setelah puasa Ramadan. Adapun terkait Tasua adalah puasa yang dikerjakan 9 Muharram untuk jadi pembeda dengan puasa yang dikerjakan orang Yahudi. Perlu dipahami 10 Muharram disebut sebagai hari Asyura yang diperingati bangsa Yahudi dengan berpuasa.
Pada momen itu, Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan kaumnya sedangkan Firaun ditenggelamkan bersama pengikutnya. Sebagai pembeda dengan Yahudi, Nabi SAW menganjurkan untuk berpuasa juga pada 9 Muharram karena Yahudi hanya berpuasa di tanggal 10 Muharram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anjuran puasa Tasua dan Asyura merujuk pada hadits berikut,
"Sungguh, jika aku masih hidup sampai tahun niscaya aku akan berpuasa pada tanggal 9 dan 10." (HR Al Khallal dengan sanad yang bagus dan dipakai hujjah oleh Ahmad)
Hadits Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura
Berikut sejumlah hadits yang menjelaskan terkait keutamaan puasa Tasua dan Asyura.
1. Menghapus Dosa Setahun Lalu
Dilansir dari buku Panduan Muslim Sehari-hari oleh Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El Sutha, Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya menyebut terkait keutamaan puasa Asyura yaitu menghapus dosa kecil setahun lalu. Dari Abu Qatadah Al Anshory berkata:
"Nabi SAW ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, "Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa 'Asyura? Beliau menjawab, "Puasa 'Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)
2. Puasa Terbaik Kedua Setelah Ramadan
Puasa Tasua dan Asyura dilakukan pada Muharram. Bulan ini jadi yang terbaik kedua untuk berpuasa setelah Ramadan sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW,
"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah Muharram. Dan salat yang paling utama setelah salat fardhu adalah salat malam." (HR Muslim)
3. Mendapat Pahala Setara 10 Ribu Orang Berhaji
Diterangkan dalam kitab Fadha 'Ilul Quqat (Edisi Indonesia) oleh Imam Baihaqi terjemahan Muflih Kamil, muslim yang berpuasa Asyura akan diganjar pahala setara 10 ribu orang pergi haji. Hal ini sesuai dengan hadits dari Ibnu Abbas RA yang mengatakan Nabi SAW bersabda,
"Barangsiapa berpuasa pada hari Asyura, ditulis untuknya pahala ibadah enam puluh tahun termasuk di dalamnya ibadah puasa dan salatnya; barangsiapa berpuasa pada hari Asyura akan diberi pahala sepuluh ribu malaikat; barangsiapa berpuasa di hari Asyura akan diberi pahala yang setara dengan pahala seribu orang yang haji dan umrah; barangsiapa berpuasa di hari Asyura akan diberi pahala sepuluh ribu mati syahid; barangsiapa berpuasa Asyura sesungguhnya ia seperti orang yang memberi makan seluruh orang fakir dari umat Muhammad SAW dan membuat mereka semua kenyang; barangsiapa membelai anak yatim dengan tangannya pada hari Asyura, maka akan diberikan untuknya untuk setiap rambut satu derajat di surga."
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026?
Merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 terbitan Kementerian Agama, 9 Muharram 1448 H bertepatan dengan Rabu, 24 Juni 2026 dan 10 Muharram berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026.
Dengan demikian, puasa Tasua dan Asyura bisa dikerjakan pada tanggal 24 dan 25 Juni 2026. Jika dihitung per hari Minggu, 21 Juni 2026 maka puasa Tasua dan Asyura akan berlangsung dalam waktu 3-4 hari lagi.
Niat Puasa Tasua dan Asyura
Berikut bacaan niat puasa Tasua dan Asyura yang dinukil dari buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari karya Muh Hambali.
1. Niat Puasa Tasua
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatil tasu'a lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Tasua esok hari karena Allah Ta'ala."
2. Niat puasa Asyura
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati asyura lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah Ta'ala."
(aeb/lus)

Komentar Terbanyak
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Soal Pidana Pelaku dan Kampanye LGBT
MUI Tegaskan Orientasi Seksual Sesama Jenis Bukan Kodrat, Tapi Penyimpangan
Liga Muslim Dunia Kecam Serangan Pemukim Israel terhadap Warga Palestina