Sholat merupakan kewajiban utama bagi setiap muslim yang harus dilaksanakan setiap hari. Dalam Islam, terdapat lima waktu sholat wajib yang menjadi tiang agama, salah satunya adalah sholat Subuh.
Meski demikian, tidak sedikit orang yang terkadang melewatkan sholat Subuh karena tertidur, lupa, atau adanya uzur tertentu.
Ketika seseorang tertinggal sholat Subuh, Islam memberikan solusi dengan melaksanakan qodho sholat. Karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami niat qodho sholat Subuh beserta tata cara pelaksanaannya agar ibadah tetap dapat ditunaikan dengan benar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengertian Qodho Sholat
Qodho sholat adalah melaksanakan sholat wajib di luar waktu yang telah ditentukan. Dalam ajaran Islam, seseorang yang meninggalkan sholat karena lupa atau tertidur tetap diwajibkan mengganti sholat tersebut ketika sudah ingat atau terbangun.
Sholat bukan hanya sekadar ritual ibadah, tetapi juga bentuk ketaatan dan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT. Dengan menjaga sholat lima waktu, seorang muslim melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan memperkuat iman dalam kehidupan sehari-hari.
Rasulullah SAW bersabda:
"Jika salah seorang dari kalian tidak sholat karena tertidur atau karena lupa, maka sholatlah ketika ia mengingatnya." (HR Muslim)
Hadits tersebut menjadi dasar bahwa qodho sholat wajib dilakukan bagi orang yang meninggalkan sholat bukan karena sengaja.
Dikutip dari buku Tuntunan Bersuci dan Sholat: Madzhab Imam Asy Syafi'i karya Humaidi Al-Faruq, qodho sholat berarti menunaikan sholat yang dilakukan di luar batas waktunya. Walaupun waktu sholat telah lewat, kewajiban tersebut tetap harus ditunaikan.
Hukum Qodho Sholat Subuh
Hukum mengqodho sholat Subuh adalah wajib apabila sholat tersebut tertinggal karena alasan yang tidak disengaja, seperti tertidur atau lupa. Islam mengajarkan agar qodho sholat dilakukan sesegera mungkin setelah seseorang sadar atau memiliki kesempatan untuk melaksanakannya.
Sebagai contoh, seseorang yang bangun kesiangan hingga melewatkan waktu sholat Subuh dianjurkan segera menunaikan qodho sholat Subuh setelah bangun tidur.
Perintah mendirikan sholat juga dijelaskan dalam Al-Qur'an, salah satunya pada surah Al-Isra ayat 78:
اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰنَ الْفَجْرِۗ اِنَّ قُرْاٰنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا
Artinya: "Laksanakanlah sholat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula sholat) Subuh. Sungguh, sholat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)."
Cara Mengqodho Sholat Subuh
Secara umum, tata cara qodho sholat Subuh sama seperti pelaksanaan sholat Subuh biasa, yakni dilakukan sebanyak dua rakaat. Perbedaannya terletak pada niat yang dibaca sebelum sholat dimulai.
Berikut langkah-langkah qodho Sholat Subuh:
- Berwudhu terlebih dahulu.
- Menghadap kiblat.
- Membaca niat qodho sholat Subuh.
- Melaksanakan sholat dua rakaat seperti sholat Subuh pada umumnya.
- Diakhiri dengan salam.
Meski dilakukan di luar waktunya, pelaksanaan sholat tetap harus dilakukan dengan khusyuk dan memenuhi syarat serta rukun sholat.
Niat Qodho Sholat Subuh
Berikut bacaan niat qodho sholat Subuh lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan artinya.
أُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ قَضَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Usholli fardhos subhi rok'ataini mustaqbilal qiblati qodho'an lillahi ta'ala
Artinya: "Saya berniat mengerjakan sholat fardhu Subuh sebanyak dua rakaat dengan menghadap kiblat serta mengqodho karena Allah Ta'ala."
Setelah membaca niat tersebut, sholat dilanjutkan sebagaimana tata cara sholat Subuh biasa, dimulai dengan takbiratul ihram hingga salam.
Semoga penjelasan mengenai niat qodho sholat Subuh dapat membantu dan menambah pemahaman dalam menjalankan ibadah dengan lebih baik. Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan kita untuk menjaga sholat tepat waktu.
(hnh/kri)

Komentar Terbanyak
Iran Berencana Bentuk NATO Versi Islam, Ajak Saudi dan Turki
Tukang Tambal Ban Rela Utang demi Haji, Kini Dilunasi Pemerintah-UEA
MUI Godok Naskah Akademik RUU Pidana LGBT