Sebuah peristiwa blackout terjadi di Nuuk, Ibu Kota Greenland. Pemadaman listrik skala besar itu mempengaruhi 20 ribu penduduk di sana.
Dilansir detikNews dari AFP, peristiwa itu terjadi hari Sabtu (24/1) pukul 22.30 waktu setempat. Blackout disebutkan terjadi karena kegagalan transmisi akibat angin kencang.
Kediaman di sana sebagian besar ditenagai oleh pembangkit listrik tenaga air. Pemadaman itu kemudian dipulihkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh kota sekarang memiliki listrik, air, dan pemanas lagi," kata perusahaan utilitas negara Nukissiorfiit, di Facebook.
Dampaknya ternyata juga terjadi pada konektivitas internet. Monitor internet NetBlocks mencatat penurunan konektivitas yang signifikan di di Greenland, "dengan dampak besar pada ibu kota Nuuk".
Peristiwa itu terjadi beberapa hari setelah pemerintahan setempat menerbitkan brosur yang menawarkan saran kepada penduduk tentang kesiapan menghadapi krisis.
Sementara itu Presiden AS Donald Trump juga berulang kali mengancam akan merebut wilayah otonom Denmark itu dengan paksa.
Trump mengendurkan niatnya setelah bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte. Ia mengatakan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan "kerangka kerja" di pulau Arktik tersebut.
(alg/alg)

Komentar Terbanyak
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja