Kisah Heroik Nek Ernawati Lawan Buaya yang Terkam Cucunya

Regional

Kisah Heroik Nek Ernawati Lawan Buaya yang Terkam Cucunya

Tim detikKalimantan - detikJogja
Rabu, 18 Feb 2026 21:44 WIB
Nenek yang selamatkan cucunya dari serangan buaya di depan rumah di Bengalon, Kutim.
Nenek yang selamatkan cucunya dari serangan buaya di depan rumah di Bengalon, Kutim. Foto: Dok. Polsek Bengalon
Jogja -

Seorang perempuan lanjut usia (lansia) di Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim), bernama Ernawati (65) memperlihatkan aksi heroik. Ia terluka setelah menyelamatkan cucunya, Firman Anugrah (10), yang diterkam buaya.

"Betul, cucunya ini lagi liburan nih di rumah neneknya di Bengalon, cucunya ini berenang di halaman rumah nggak lama datanglah buaya itu menyambar betisnya. Melihat itu, neneknya langsung menolong cucunya," ujar Kapolsek Bengalon AKP Asriadi kepada detikKalimantan, Selasa (17/2/2026).

Asriadi menerangkan, insiden itu terjadi di Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon pada Selasa (17/2) sekira pukul 13.00 Wita. Dikatakan Asriadi, saat kejadian memang kondisi air di rumah korban tengah meninggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Air di sana kan sedang pasang, kemudian setelah menolong cucunya, kemudian neneknya lagi yang diserang (buaya). Untung ada tetangga mereka yang melihat, seorang ibu bernama Fatmawati (44) yang menolong," terangnya.

Ernawati dan Firman segera dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth untuk mendapat perawatan. Begitu kondisinya membaik, mereka dipulangkan.

"Tadi yang paling parah itu cucunya. Kalau neneknya di tangan sebelah kanan juga (luka)," kata dia.

Konflik Manusia-Buaya Sering Terjadi

Asriadi melanjutkan, konflik antara manusia dan buaya sering terjadi di Bengalon. Pasalnya, banyak warga yang tinggal di rawa-rawa.

"Dan memang beberapa kali buaya sampai naik ke halaman rumah. Salah satu yang terakhir kemarin kejadian anak-anak disambar buaya sampai terguling-guling itu untungnya alhamdulillah juga selamat," tuturnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan BPBD, agar dapat menindaklanjuti terkait kejadian buaya menyerang manusia yang sering terjadi.

"Bapak Bupati juga pernah menyampaikan sebelumnya terkait hewan buas ini, akan dilaksanakan relokasi buaya seperti di Balikpapan tapi belum diketahui bagaimana nanti pelaksanaannya," tutupnya.

Polisi juga terus mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di air. Di sekitar wilayah yang dekat dengan air juga sudah dipasangi papan peringatan terkait adanya buaya.




(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads