Di pertengahan bulan Ramadan, tepatnya tanggal 17, umat Islam memeringati peristiwa Nuzulul Quran. Acara malam Nuzulul Quran biasa digelar di masjid setelah sholat Tarawih dan diisi dengan membaca Al-Quran bersama-sama.
Berdasarkan buku Peristiwa Nuzulul Qur'an oleh Ahmad Fatih, Nuzulul Quran merujuk pada peristiwa turunnya wahyu Al-Quran. Ayat Al-Quran sendiri pertama kali diturunkan pada 17 Ramadan sehingga tanggal tersebut pun diperingati oleh umat Islam setiap tahunnya.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, acara Nuzulul Quran biasanya digelar di masjid. Namun, ada berbagai halangan yang menyebabkan seorang muslim tidak bisa atau tidak boleh berkegiatan di masjid, seperti sedang haid bagi wanita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tidak dapat pergi ke masjid untuk beramal pada malam Nuzulul Quran, seorang muslim masih bisa memanfaatkan malam ini dengan beramal shalih di rumah. Apa saja amalannya? Berikut adalah 5 amalan malam Nuzulul Quran yang bisa dilakukan di rumah.
5 Amalan Malam Nuzulul Quran yang Bisa Dilakukan di Rumah
1. Membaca Al-Quran
Dalam surat Al-Baqarah ayat 185, Allah SWT berfirman, "Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)." Oleh karena itu, membaca Al-Quran di bulan Ramadan, terutama di malam Nuzulul Quran, termasuk amalan mulia.
Dikutip dari NU Online Lampung, terdapat setidaknya 5 keutamaan membaca Al-Quran di malam Nuzulul Quran, yakni mendapat pedoman hidup dan petunjuk dari Allah SWT, merupakan sebaik-baiknya ibadah, mendapat pahala berlipat ganda, memberikan syafaat di hari kiamat, serta menentramkan jiwa dan pikiran.
Lantas, bagaimana dengan wanita haid? Berdasarkan penjelasan di buku Strategi Jitu Meraih Lailatul Qadar oleh Candra Nila Murti Dewojati, wanita haid memang tidak diperkenankan menyentuh mushaf Al-Quran, tetapi masih diperbolehkan untuk membaca ayat-ayatnya. Jadi, wanita haid tetap bisa mengisi malam Nuzulul Quran dengan melantunkan ayat-ayat AL-Quran tanpa menyentuh mushaf.
2. Mengerjakan Sholat Malam
Qiyamul lail atau sholat malam merupakan salah satu amalan utama selama bulan Ramadan, termasuk saat malam Nuzulul Quran. Dikutip dari laman NU Online, terdapat 5 keistimewaan yang bisa didapatkan dengan melaksanakan sholat malam.
- Merupakan sholat yang paling utama setelah sholat wajib 5 waktu.
- Memiliki keutamaan seperti sedekah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
- Menjadi ciri khas orang saleh.
- Seseorang yang melakukan sholat malam akan dibanggakan Allah SWT kepada para malaikat.
- Doa-doa baiknya akan dikabulkan Allah SWT.
3. Memperbanyak Dzikir dan Doa
Dzikir dan doa merupakan salah satu amalan yang dapat digunakan untuk mengisi Ramadan. Dzikir yang dibaca bisa berupa kalimat tasbih (subhanallah), tahlil (la ilaha illallah), tahmid (alhamdulillah), serta dzikir atau kalimat tayyibah lainnya.
Adapun doa yang dibaca bisa doa apa saja yang berisi kebaikan, asalkan isinya tidak menyalahi syariat. Namun, terdapat pula doa yang dianjurkan dibaca pada malam-malam Ramadan agar mendapat kemuliaan Lailatul Qadar dengan bacaan sebagai berikut.
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latinnya: Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa'fu 'anni.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha Pemaaf dan Pemurah, maka maafkanlah diriku."
4. Memperbanyak Sedekah
Di antara amalan mulia yang dapat umat Islam lakukan selama bulan puasa adalah sedekah. Dalam HR Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa sedekah merupakan amalan yang rutin dilakukan oleh Rasulullah SAW selama bulan Ramadan. Oleh karena itu, seorang muslim bisa menghidupkan malam-malam bulan Ramadan, termasuk malam Nuzulul Quran, dengan bersedekah, mencontoh perilaku sang Khatamul Anbiya'.
Sedekah di era modern pun semakin mudah dengan hadirnya platform sedekah atau zakat online. Jadi, detikers bisa melakukan amalan ini di rumah dengan mudah, tanpa perlu turun langsung ke lapangan.
5. Mengikuti Kajian atau Peringatan Nuzulul Quran Secara Online
Perkembangan teknologi memampukan kajian dan peringatan-peringatan serupa untuk disiarkan lewat media sosial seperti YouTube dan Instagram. Jadi, detikers yang sedang berhalangan hadir ke masjid pun bisa mengikuti peringatan Nuzulul Quran di rumah. Ceramah-ceramah yang dibawakan ustadz kondang juga dapat disimak untuk menambah ilmu syariat.
Nah, itu dia 5 amalan malam Nuzulul Quran yang bisa dilakukan di rumah. Semoga membantu!
Jadwal Malam Nuzulul Quran 2026
Seperti halnya sudah dijelaskan di atas, malam Nuzulul Quran diperingati tiap 17 Ramadan. Kapankah tanggal itu tiba?
Tahun ini, pemerintah melalui sidang isbatnya menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Itu artinya, hari ke-17 Ramadan tahun ini bertepatan dengan Sabtu, 7 Maret 2026.
Dalam sistem penanggalan Hijriah, hari berganti saat Matahari terbenam, bukan tengah malam layaknya kalender Masehi. Oleh karena itu, malam ke-17 Ramadan 1447 H dimulai pada Jumat maghrib, 6 Maret 2026 alias nanti malam.
Nahdlatul Ulama (NU) juga menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026 sehingga jadwal malam Nuzulul Quran-nya senada dengan pemerintah. Di sisi lain, Muhammadiyah mengeluarkan tanggal awal puasa yang berbeda.
Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyan menulis 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan demikian, hari ke-17 Ramadan versi Muhammadiyah bertepatan dengan Jumat, 6 Maret 2026. Artinya, malam Nuzulul Quran versi Muhammadiyah jatuh pada Kamis malam, 5 Maret 2026.
Sederhananya, jadwal malam Nuzulul Quran 2026 adalah:
- Kamis malam, 5 Maret 2026: Versi Muhammadiyah
- Jumat malam, 6 Maret 2026: Versi pemerintah dan NU
Artikel ini ditulis oleh Arum Sekar Pertiwi peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(num/aku)

Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Demo Gejayan
Misteri Alat Pelacak di Kendaraan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Usai Demo Gejayan
Kronologi Lengkap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Klaim Temukan 2 Alat Pelacak di Mobil