Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengaku tak takut jika Amerika Serikat dan Israel melanjutkan serangannya melalui darat. Iran menyebut sudah menyiapkan bencana besar jika AS nekat mengerahkan tentaranya via darat.
Berbicara dalam wawancara eksklusif dengan NBC News dari Teheran, Iran, pada hari Kamis (5/3) waktu setempat, Araghchi menekankan kesiapan dan keyakinan Iran dalam mempertahankan kedaulatannya.
"Tidak, kami menunggu mereka," kata Araghchi ketika ditanya apakah ia takut akan kemungkinan invasi darat AS. "Karena kami yakin bahwa kami dapat menghadapi mereka, dan itu akan menjadi bencana besar bagi mereka," tambahnya, dilansir media Iran, Press TV, Jumat (6/3/2026) dikutip dari detikNews.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Araghchi menegaskan Iran belum meminta gencatan senjata dan tetap berkomitmen untuk melawan agresi itu.
Araghchi juga membahas serangan AS-Israel terhadap sebuah sekolah dasar di Minab, Iran selatan, yang menewaskan 171 anak-anak.
Ia sepenuhnya membebankan tanggung jawab kepada militer AS dan Israel. "Inilah yang dikatakan militer kami. Jadi, entah AS atau Israel. Apa bedanya?" tanyanya, mengutuk serangan itu sebagai pelanggaran berat terhadap warga sipil.
(aku/ams)

Komentar Terbanyak
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja
MBG Libur, Harga Ayam Hidup di Gunungkidul Anjlok Jadi Rp 17 Ribu/Kg