Tampang Syamun Al Ghozi Buron Pembunuhan Bu Guru di Bogor

Jabodetabek

Tampang Syamun Al Ghozi Buron Pembunuhan Bu Guru di Bogor

Muchamad Sholihin - detikJogja
Senin, 16 Mar 2026 15:04 WIB
Polisi menerbitkan foto terduga pembunuh guru SD Depok, Afrianti (41), yang jasadnya ditemukan di Gunungputri, Bogor. Pelaku bernama M Syamsun Al Ghozi (27). (dok Istimewa)
Foto: Polisi menerbitkan foto terduga pembunuh guru SD Depok, Afrianti (41), yang jasadnya ditemukan di Gunungputri, Bogor. Pelaku bernama M Syamsun Al Ghozi (27). (dok Istimewa)
Jogja -

Polisi menerbitkan identitas buron pembunuh guru SD Depok, Afrianti (41), yang jasadnya ditemukan di Gunungputri, Kabupaten Bogor. Buronan itu bernama Muhammad Syamun Al Ghozi.

Dilansir detikNews, Polsek Gunungputri menerbitkan foto Muhammad Syamsun Al Ghozi sebagai daftar pencarian orang (DPO). Foto dan identitasnya dirilis di Instagram @polsek_gunungputri.

Terduga pelaku lahir di Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) pada 16 Februari 1999. Tertulis, pelaku terakhir kali tinggal di Jalan Cemara I Nomor 70 RT 01 RW 10 Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Betul, DPO kasus pembunuhan. Korbannya wanita atas nama Arifianti. Betul (yang berprofesi guru)," kata Kapolsek Gunungputri Kompol Aulia Robby ketika dimintai konfirmasi, Senin (16/3/2026).

Muhammad Syamun Alghozi ditetapkan DPO dengan nomor DPO/10 II/RES.1.7./2026 /Reskrim. Dia diduga melakukan tindak pidana pembunuhan dan atau penganiayaan yang menyebabkan matinya seseorang, sesuai pasal 459 KUHP dan atau pasal 466 ayat 3 KUHP.

"Diduga melakukan tindak pidana pembunuhan dan atau penganiayaan yang menyebabkan matinya orang, pasal 459 KUHP dan atau pasal 466 ayat 3 KUHP," tulis Polsek Gunungputri melalui akun resmi di Instagram, @polsek_gunungputri.

Masyarakat yang mengetahui keberadaan buron tersebut bisa memberi informasi di nomor telepon 021-8671405 atau WhatsApp (WA) 0813-1464-9848 atau call center Polri 110.

Sebelumnya, Syamun diduga pelaku pembunuhan Afrianti yang jasadnya ditemukan pada 6 Desember 2025 lalu. Polisi menduga pelaku merupakan teman dekat korban.

"Pelaku belum ditangkap. Pelaku teman dekat korban, kemungkinan pacarnya," kata Kapolsek Gunungputri Kompol Aulia Robby, Selasa (27/1).

"Dugaan kita ke situ (korban pembunuhan). Tapi kita masih pengembangan. Luka, ada luka. Sementara itu dulu, ada luka," kata Aulia Robby saat dihubungi BeritaKlik, Minggu (7/12).




(afn/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads