Kapal Selam Nuklir Inggris Tiba di Laut Arab, Siaga Perang Memanas

Internasional

Kapal Selam Nuklir Inggris Tiba di Laut Arab, Siaga Perang Memanas

Rolando Fransiscus Sihombing - detikJogja
Minggu, 22 Mar 2026 16:40 WIB
Gambar yang diberikan ini, diambil dan dirilis oleh Kementerian Pertahanan Inggris pada 22 Februari 2026, menunjukkan kapal selam HMS Anson tiba di HMAS Stirling, sebuah pangkalan di Stirling, Australia Barat, dekat kota Perth (di belakang sebelah kanan).
Kapal selam HMS Anson tiba di HMAS Stirling. (Foto: AFP/Kementerian Pertahanan Inggris)
Jogja -

Kapal selam bertenaga nuklir Angkatan Laut Kerajaan Inggris tiba di Laut Arab dengan kemampuan melancarkan serangan ke Iran jika perang memanas. Dari sumber militer disebutkan kapal selam HMS Anson itu mampu melancarkan serangan rudal jelajah.

Dilansir detikNews dari Daily Mail, Minggu (22/3/2026), HMS Anson dilengkapi dengan rudal serang darat Tomahawk Block IV dengan jangkauan 1.000 mil dan torpedo berat Spearfish meninggalkan pelabuhan di Perth pada 6 Maret. Kapal selam nuklir itu diyakini mengambil posisi di perairan dalam Laut Arab bagian utara.

Pasukan Inggris pun memiliki kemampuan melancarkan serangan ke Iran jika konflik semakin memanas. Kabar ini muncul usai Downing Street menyebut Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyetujui izin As menggunakan pangkalan Inggris untuk melancarkan serangan ke situs-situs Iran yang menargetkan Selat Hormuz.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Starmer mengizinkan pasukan AS untuk menggunakan pangkalan itu hanya untuk operasi defensif untuk mencegah Iran menembakkan rudal yang membahayakan kepentingan atau nyawa Inggris. Namun, dia kini telah menyetujui perluasan target untuk membantu melindungi kapal-kapal di jalur pelayaran berdasarkan 'pertahanan diri kolektif'.

ADVERTISEMENT

Mengacu sumber pertahanan mengatakan di PJHQ, Kepala Operasi Gabungan, Letnan Jenderal Nick Perry bakal memberikan perintah menembak jika diizinkan Perdana Menteri. HMS Anson lalu akan naik mendekati permukaan dan meluncurkan salvo empat rudal.

Kapal selam canggih yang berbasis di Faslane, Skotlandia ini tidak memiliki periskop standar. Sebagai gantinya menampilkan pemandangan permukaan pada layar televisi besar.

Dengan reaktor nuklirnya, kapal ini tidak perlu mengisi bahan bakar selama 25 tahun. Sedangkan kemampuannya untuk memurnikan air dan udara berarti kapal ini dapat mengelilingi planet tanpa perlu muncul ke permukaan.

Namun, kemampuan kapal ini dibatasi dengan kemampuan menampung persediaan makanan selama tiga bukan untuk 98 perwira dan awak kapal.

Sebah sumber mengatakan, "Anson akan bersembunyi dengan tenang. Perdana Menteri dan Komandan Operasi Maritim akan diberitahu di mana kapal ituu berada, dan tentu saja, Dinas Kapal Selam- tetapi lokasinya tidak akan diketahui secara luas,".

"Angkatan Laut dengan cepat menempatkan kapal selam dan kemudian dapat membiarkannya berada di sana selama berminggu-minggu,".

"Jika perlu, kapal akan beroperasi tanpa suara, jadi tidak ada pancuran, tidak ada toilet yang disiram, dan banyak orang mandi di satu bak air. Baunya akan sangat menyengat."

Sementara itu, Kementerian Pertahanan menolak berkomentar tentang lokasi HMS Anson. Seorang juru bicara mengatakan: "Kami tidak akan memberikan detail terkini tentang operasi atau penempatan tertentu."

"Kami terus memantau kemampuan kami di wilayah ini secara berkala."




(ams/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads