Volume kendaraan yang melintas melalui gerbang tol Purwomartani masih terpantau ramai meskipun terjadi penurunan. PT Jasamarga Jogja-Solo memprediksi akan terjadi puncak arus balik kedua pada akhir pekan ini.
Berdasarkan data Back Office Smart Province DIY puncak arus balik terjadi pada tanggal 24 Maret. Tercatat sejak pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB ada 19.570 kendaraan yang melintas.
Sementara pada tanggal 25 Maret kemarin dari pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB tercatat 14.925 kendaraan yang melintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk hari kemarin terpantau masih ramai," kata Humas PT Jasamarga Jogja Solo, Rachmat Jasiman saat dihubungi, Kamis (26/3/2026).
Ia mengatakan, pada momen libur Lebaran 2026 ini diprediksi akan ada dua puncak arus balik. Di mana puncak arus balik pertama telah terlampaui.
"Puncak pertama sih, puncak pertamanya itu hari Selasa (24/3)," jelasnya.
Ia memprediksi puncak arus balik kedua dimungkinkan terjadi antara tanggal 27 Maret hingga 29 Maret. Hal ini seiring dengan segera berakhirnya fungsional tol Jogja-Solo segmen Purwomartani-Prambanan.
"Iya, kemungkinan di tanggal 27 atau 29 mungkin ya," ujarnya.
Untuk diketahui, operasional ruas tol fungsional Purwomartani-Prambanan diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB. Penambahan jam fungsional itu guna mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur arteri.
Kapolda DIY, Irjen Anggoro Sukartono, mengatakan kebijakan tersebut mulai diterapkan per hari ini.
"Mulai hari ini kita tingkatkan, kita perpanjang untuk penggunaannya mulai dari jam 06.00 WIB pagi sampai dengan 22.00 WIB," kata Anggoro kepada wartawan, Selasa (24/3).
Anggoro mengatakan, keberadaan GT Purwomartani ini membantu mengeluarkan kendaraan yang masuk ke Daerah Istimewa Yogyakarta ke daerah di sekitarnya.
"Ini sangat membantu karena sampai hari ini 67.000 sudah keluar melalui Purwomartani," ucapnya.
Ia memprediksi puncak arus balik terjadi pada hari ini. Akan tetapi, ia tetap melihat situasi kepadatan arus lalu lintas di wilayah perkotaan.
"Kalau lihat prediksi hari ini, tetapi kita lihat situasi berkembang, penghitungan masih ada," katanya.
(apl/alg)
Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja