Praka Farizal Rhomadhon gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Supinah, ibunda Praka Farizal, mengungkapkan masa tugas putranya di Lebanon sebenarnya segera berakhir.
Menurut Supinah, putranya berangkat bertugas ke Lebanon sejak April 2025. Masa tugas anaknya sebenarnya berakhir di bulan April. Ia dijadwalkan pulang ke Indonesia pada Mei 2026.
"Akhir April ini selesai, Mei pulang. Sudah ada jadwal penerbangan, saya juga sudah dikirimi," kata Supinah saat ditemui wartawan di rumah duka, Dusun Ledok, Lendah, Kulon Progo, Selasa (31/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berangkatnya itu April tahun lalu. Pas setahun habis Lebaran itu," lanjutnya.
Supinah mengenang, selama bertugas termasuk saat di Lebanon, almarhum rutin berkomunikasi dengan keluarga hampir setiap hari.
"Iya setiap hari, kalau malamnya sini, sana siang, setiap hari video call, sama saya, sama bapaknya, terus disambungkan itu cucu di Aceh," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir kondisi di lokasi tugas semakin darurat. Almarhum kerap harus masuk bunker saat sirene berbunyi.
"Akhir-akhir ini agak darurat, setiap saat masuk ke bunker berapa jam, terus kalau aman keluar. Katanya kalau ada sirene itu harus masuk, itu setiap saat itu," ucapnya.
Supinah menyebut anak bungsunya itu dari dulu dikenal sebagai pribadi yang baik dan terbuka kepada orang tua.
"Ya dia itu baik, apa-apa itu bilang. Walaupun pernah di Papua, di Lebanon, semua apa-apa bilang ke saya, ke ayahnya, setiap saat itu WA," katanya.
Farizal merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Sejak SMA, ia sudah bercita-cita menjadi tentara.
Supinah bilang, hal itu terinspirasi dari sang paman. Jadilah di tahun 2016 selepas lulus, Farizal mendaftar TNI di Jogja dan kemudian ditempatkan di Aceh.
"Dari SMA kan itu senangnya itu cita-citanya. Saya suruh kuliah ndak mau katanya, jadi itu mas (TNI), iya, adik bapaknya di Cirebon tugasnya, katanya penginnya kayak om gitu," ucapnya.
(par/afn)

Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Demo Gejayan
Misteri Alat Pelacak di Kendaraan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Usai Demo Gejayan
Kronologi Lengkap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Klaim Temukan 2 Alat Pelacak di Mobil