Apa Itu April Mop Setiap 1 April? Ini Pengertian, Sejarah, dan Fakta Menariknya

Apa Itu April Mop Setiap 1 April? Ini Pengertian, Sejarah, dan Fakta Menariknya

Sri Wahyuni Oktafia - detikJogja
Rabu, 01 Apr 2026 10:08 WIB
April Mop Setiap 1 April
April Mop Setiap 1 April. (Foto: freepik/Freepik)
Jogja -

Ada satu tradisi unik yang dilakukan oleh banyak orang di seluruh dunia setiap tanggal 1 April, yaitu melakukan prank dalam rangka 'April Mop'. Inti dari April Mop adalah membuat sebuah kebohongan dengan tujuan untuk menjahili orang lain. Bentuk dari kebohongannya pun beragam, mulai dari yang sederhana hingga berdampak besar.

Akan tetapi, tidak sedikit orang yang bertanya-tanya mengenai sejarah dari April Mop. Bagaimana tradisi ini dimulai? Mengapa dikenal oleh seluruh dunia?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, penting untuk diketahui mengenai asal-usul dari tradisi ini. Jika detikers punya pertanyaan yang sama mengenai April Mop, simak penjelasan lebih rinci berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu April Mop?

April Mop atau April Fools' Day adalah hari di mana orang-orang sering disebut 'bebas berbohong' yang bertujuan untuk menjahili orang lain. Perayaan ini diperingati setiap tahun pada tanggal 1 April. Banyak bentuk lelucon yang dilakukan oleh orang-orang pada hari ini, bahkan tidak sedikit juga yang memilih untuk tidak mempercayai informasi apapun yang beredar di hari itu.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari detikNews, penamaan April Mop bermula dari kebiasaan orang memainkan lelucon atau prank pada tanggal 1 April. Setelah melakukan kebohongan, orang-orang akan berteriak 'April Mop!' untuk menegaskan bahwa yang mereka lakukan hanya bercanda untuk merayakan momen tersebut.

Sejarah April Mop

Dikutip dari buku Mendeteksi Kebohongan dengan Gesture dan Mikroekspresi karya Tri Astuti serta laman Library of Congress, berikut rincian dari sejarah April Mop.

1. Asal-usul April Mop yang Masih Misterius

Sejarah April Mop hingga kini belum memiliki sumber pasti. Tradisi ini sudah dikenal sejak era Eropa kuno hingga Renaissance, namun asal mula resminya masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan. Berbagai budaya memiliki tradisi serupa berupa lelucon atau perayaan yang berkaitan dengan humor, tipuan, dan kebebasan bercanda.

April Mop sendiri dikenal sebagai hari ketika orang-orang "bebas berbohong", tetapi dalam konteks bercanda. Seiring berjalannya waktu, makna ini berkembang menjadi tradisi berupa prank ringan yang bertujuan untuk menghibur, bukan merugikan.

2. Teori tentang Kalender Julian ke Gregorian

Salah satu teori paling populer tentang sejarah April Mop adalah kaitannya dengan perubahan kalender dari Julian ke Gregorian pada tahun 1582 M. Dalam kalender Julian, tahun baru dirayakan pada 1 April, sedangkan kalender Gregorian menetapkan tahun baru pada 1 Januari.

Perubahan ini tidak langsung diterima semua orang. Mereka yang masih merayakan tahun baru pada 1 April kemudian dianggap ketinggalan zaman dan menjadi bahan ejekan. Orang-orang bahkan sengaja menjahili dan mengelabui mereka dengan berbagai lelucon. Dari sinilah muncul anggapan bahwa 1 April identik dengan hari kebohongan atau prank, yang kemudian menyebar ke seluruh Eropa.

3. Pengaruh Kepercayaan dan Tradisi Kuno

Selain teori kalender, ada juga versi yang mengaitkan April Mop dengan tradisi kuno. Di Norwegia, misalnya, terdapat kepercayaan bahwa perayaan ini berkaitan dengan Loki, dewa dalam mitologi Nordik yang dikenal sebagai sosok penuh tipu daya dan kekacauan. Perayaan dilakukan dengan saling melempar lelucon atau menjahili hingga tengah malam.

Di sisi lain, beberapa sejarawan juga menghubungkannya dengan festival kuno seperti Hilaria di Romawi yang dirayakan pada akhir Maret. Festival ini juga identik dengan penyamaran, permainan, dan candaan, sehingga dianggap memiliki kemiripan dengan tradisi April Mop saat ini.

4. Catatan Tertulis tentang April Mop

Bukti tertulis tentang April Mop dalam sejarah ditemukan dalam puisi Flemish tahun 1561 karya Eduard De Dene, yang menggambarkan kebiasaan mengirim seseorang melakukan tugas mustahil sebagai lelucon pada 1 April. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi memperdaya orang sudah ada sejak abad ke-16.

Fakta Menarik tentang April Mop

April Mop bukan hanya sekadar tradisi membuat lelucon belaka, ada banyak fakta menarik tentang April Mop yang sayang untuk dilewatkan. Dirangkum dari buku Gmail: Revolusi Komunikasi Digital dan Standar Baru Manajemen Informasi karya Dadan Kurniawan dan Muhammad Afdan Rojabi serta majalah 'Notradame', berikut 7 fakta menarik tentang April Mop.

1. Perayaan April Fish di Perancis

Saat ini, di Prancis, terdapat tradisi unik yang dilakukan setiap tanggal 1 April, khususnya oleh anak-anak sekolah, yaitu "April Fish" atau Poisson d'Avril. Dalam tradisi ini, mereka diam-diam menempelkan potongan kertas berbentuk ikan ke punggung orang lain, seperti teman, guru, atau orang dewasa di sekitarnya. Jika berhasil tanpa diketahui, pelaku akan berseru "Poisson d'Avril!" yang berarti "Ikan April".

2. Festival Holi di India

Di India, April Mop sering dikaitkan dengan perayaan festival Holi, yang dikenal sebagai festival warna. Dalam perayaan ini, orang-orang saling melemparkan bubuk berwarna-warni dan air berwarna sebagai bentuk kegembiraan dan kebersamaan. Meski bukan April Mop secara langsung, Holi memiliki kesamaan suasana yang penuh keceriaan, candaan, dan kebebasan berekspresi

3. April Mop 2 Hari di Skotlandia

Hal unik terjadi di Skotlandia dalam merayakan April Mop. Mereka merayakan momen ini sebanyak dua hari, yaitu pada tanggal 1-2 April. Hari pertama disebut sebagai 'Hari Berburu Orang Bodoh'. Pada hari itu yang dilakukan oleh orang-orang adalah mengirimkan surat yang masih tersegel secara estafet. Hal ini akan terus berlanjut tanpa ada ujungnya. Kemudian di hari kedua adalah hari untuk menendang bokong orang-orang.

4. Tradisi April Mop di Jerman

Perayaan April Mop di Jerman tergolong unik karena semua orang dibebaskan untuk mengerjai siapa pun. Bahkan, stasiun TV, koran, dan radio juga akan menyampaikan sebuah berita yang tidak benar untuk merayakan April Mop. Namun jangan khawatir, mereka akan menyebut 'April' sebagai kata kunci bahwa berita itu hanyalah sebuah lelucon.

5. Peristiwa Penting yang Disangka sebagai April Mop 1: Tsunami Hawaii

Pada tanggal 1 April 1946, terjadi bencana alam besar yang menimpa Hawaii, yaitu tsunami. Orang-orang menyebut kejadian ini sebagai 'tsunami April Mop' karena banyak korban yang tidak mempercayai adanya tsunami dan menganggapnya sebagai lelucon. Hal ini kemudian menyebabkan sekitar 159 orang menjadi korban dalam peristiwa ini.

6. Peristiwa Penting yang Disangka sebagai April Mop 2: Meninggalnya Marvin Gaye

Penyanyi legendaris, Marvin Gaye, meninggal dunia pada 1 April 1984 setelah ditembak oleh ayahnya sendiri. Peristiwa tragis ini terjadi tepat pada tanggal yang identik dengan April Mop, sehingga sempat menimbulkan kebingungan di kalangan publik.

Banyak orang awalnya tidak mempercayai kabar tersebut dan mengira itu hanyalah lelucon April Mop. Namun, berita itu ternyata benar, menjadikannya salah satu contoh bagaimana momen 1 April bisa membuat informasi serius justru disalahartikan sebagai candaan

7. Peristiwa Penting yang Disangka sebagai April Mop 3: Peluncuran Gmail oleh Google

Salah satu momen ikonik dalam sejarah teknologi modern adalah peluncuran Gmail oleh Google pada tanggal 1 April 2004. Google saat itu mengklaim bahwa layanan baru mereka akan memberikan penyimpanan gratis sebesar satu gigabita, angka yang saat itu terdengar seperti lelucon semata karena orang-orang terbiasa dengan batas dua megabita.

Nah, itulah penjelasan mengenai April Mop meliputi pengertian, sejarah, dan fakta menarik di baliknya. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(sto/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads