Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo buka suara soal aksi vandalisme di tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha Jogja yang tersandung kasus kekerasan. Hasto mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan pada proses hukum yang sedang berjalan.
"Saya belum melihat langsung, tapi sudah diberitahu kalau ada vandalisme. Ya saya bisa memahami emosi dari orang tua. Emosi memang ada, tapi kami mohon untuk bersabar," kata Hasto saat ditemui seusai menghadiri acara di Kota Jogja, Selasa (28/4/2026).
"Toh keadilan sudah diupayakan sebaik-baiknya, ditegakkan. Sehingga percayakanlah kepada pihak berwajib, tidak usaha menghakimi sendiri, malah timbul masalah baru," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasto mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir karena sudah ada banyak pihak yang mengawal kasus ini.
"Jangan istilahnya main hakim sendiri, percayakanlah pada penegak hukum dan Insyaallah akan sudah semua mengawal bareng. Jangan merasa khawatir nanti tidak sesuai ekspektasi," ujar dia.
"Juga jangan main hakim sendiri supaya tidak muncul masalah baru. Dan nanti kita jaga dengan Satpol PP kalau terjadi perusakan," pungkas Hasto.
Diberitakan sebelumnya, kondisi bangunan penitipan anak (daycare) Little Aresha Jogja pagi ini dipenuhi coretan tulisan berisi tulisan-tulisan makian. Belum diketahui pasti kapan dan siapa yang melakukan vandalisme ini.
Pantauan detikJogja di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, coretan terlihat di bangunan daycare sisi utara. Sedangkan di bangunan daycare selatan tak terlihat adanya coretan. Garis polisi terlihat masih melintang di pagar-pintu daycare.
Coretan terlihat di hampir seluruh bangunan rumah. Di tembok depan dekat pagar, rolling door, pintu masuk, dan tembok depan pintu masuk.
Coretan tampak dibuat menggunakan cat semprot berwarna hitam. Bau cat masih tercium dari depan pagar. Namun tak terlihat bekas kaleng cat semprot di lokasi. Pagar pun terlihat masih tertutup rapat.
Coretan-coretan yang terpampang berisi tulisan-tulisan yang mayoritas berisi makian. Namun ada juga tulisan lain seperti 'Anak Jadi Korban', dan 'Tidak Ada Rasa Kemanusiaan' yang berukuran cukup besar.
Adapun suasana di sekitar lokasi tampak sepi, rumah-rumah di kanan-kiri daycare tampak tertutup rapat tanpa adanya aktivitas warga. Jalan di depan daycare tampak masih banyak lalu lalang kendaraan.
detikJogja mencoba mencari informasi dari warga sekitar perihal coretan ini. Namun tidak ada informasi pasti yang didapatkan terkait siapa yang melakukan dan kapan coretan dibuat.
"Wah ndak tahu saya Mas, tadi subuh itu sepertinya belum ada," ujar warga sekitar yang enggan menyebut namanya saat ditemui detikJogja, Selasa (28/4/2026).
(dil/ahr)

Komentar Terbanyak
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja