Politisi Amerika Serikat menilai keputusan Presiden AS, Donald Trump merilis kumpulan dokumen rahasia soal penampakan objek terbang tak teridentifikasi (UFO) sebagai "propaganda". Menurutnya hal itu merupakan pengalihan dari kasus penjahat seks Jeffrey Epstein.
Dikutip dari detikNews, laporan soal UFO itu dikeluarkan Pentagon, Biro Investigasi Federal (FBI), Departemen Luar Negeri, dan Badan Antariksa AS (NASA). Ada 162 dokumen yang dilaporkan dan dapat diakses publik di situs resmi Pentagon.
Politisi AS bernama Marjorie Taylor Greene, yang merupakan mantan anggota parlemen dari Partai Republik, seperti dilansir The Hill, Sabtu (9/5/2026), menegaskan kritikan terhadap langkah Pentagon merilis dokumen rahasia itu dalam pernyataan via media sosial X.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat muak dengan propaganda 'lihat objek berkilau' sementara mereka mengobarkan perang di luar negeri, membiarkan pemerkosa dan pedofil berkeliaran bebas, dan merusak nilai dolar kita," tulis Greene, yang mantan sekutu Trump, dalam pernyataannya.
"Kecuali mereka menampilkan alien hidup dan menguji coba UFO atau benar-benar mengakui apa yang kita ketahui sebenarnya, maka saya punya hal yang jauh lebih baik dilakukan pada hari Jumat ini," imbuhnya.
Dia menyinggung soal dokumen kasus Epstein yang belum seluruhnya dirilis. Politisi Partai Republik asal negara bagian Georgia tersebut menegaskan hal itu tidak sesuai undang-undang yang diloloskan parlemen AS.
"Pemerintahan paling transparan dalam sejarah masih belum merilis semua dokumen Epstein atau menangkap siapa pun, tetapi merilis beberapa dokumen UFO hari ini sehingga Anda akan sangat bersemangat sehingga lupa bahwa Anda membayar lebih dari US$ 4,50/galon karena mereka sedang berperang lagi di luar negeri yang mereka katakan tidak akan mereka lakukan kembali," sindir Greene.
Dokumen kasus Epstein dirilis Departemen Kehakiman AS (DOJ), di bawah Trump, secara bertahap. Greene merupakan salah satu di antara sedikit politisi Partai Republik di DPR AS yang mendukung dirilisnya dokumen kasus Epstein.
Sementara itu, Undang-undang Transparansi Dokumen Epstein memerintahkan dirilisnya semua dokumen secara serentak. Pemerintahan Trump merilis dokumen Epstein dalam beberapa bulan, dengan banyak isinya telah disensor.
Rilis dokumen rahasia soal UFO oleh Pentagon, disambut baik oleh Trump. Dia bahkan menyindir pemerintahan AS sebelumnya, yang disebutnya tidak transparan mengenai hal semacam itu.
"Sementara pemerintahan-pemerintahan sebelumnya gagal bersikap transparan mengenai masalah ini, dengan dokumen dan video baru ini, masyarakat dapat memutuskan sendiri, 'APA YANG SEBENARNYA TERJADI?" kata Trump dalam komentarnya.
(alg/alg)
Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja