Kejaksaan Agung (Kejagung) melelang sejumlah barang rampasan hasil penyitaan sejumlah perkara. Di antaranya ada miniatur singgasana Raja Firaun yang dilelang dengan harga limit Rp 43.917.000. Anda berminat?
Dilansir detikNews, replika kursi Firaun dilelang oleh Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung. Berdasarkan situs BPA Fair, barang yang dilelang itu bernama 'patung kursi Firaun Gold 'King Tutankhamen's Egyptian Throne Chair' Replica. Harga limitnya Rp 43.917.000.
Calon pelelang yang berminat dapat menyetor uang jaminan Rp 9 juta. Penawaran dimulai secara daring pada Selasa (12/5) hingga Kamis (21/5). Kursi itu merupakan aset rampasan dari terpidana kasus korupsi ASABRI, Jimmy Sutopo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Miniatur singgasana Raja Firaun dari Mesir," demikian tertulis di situs tersebut.
Pantauan BeritaKlik di lokasi, Senin (18/5), replika kursi Firaun itu tampak berwarna kuning keemasan, berukir khas Mesir yang menyerupai relief pada makam Firaun. Ada juga ukiran mirip kepala singa di lengan kursi itu. Ada sepasang kursi yang dipajang di area pameran.
Replika kursi Firaun yang dilelang Kejagung (Rumondang/BeritaKlik) Foto: Replika kursi Firaun yang dilelang Kejagung (Rumondang/BeritaKlik) |
Menurut informasi dari panitia, hanya satu unit kursi yang akan dilelang ke publik pada BPA Fair kali ini. Tidak ada informasi spesifik terkait bahan kursi tersebut.
Selain itu, Kejagung juga melelang patung kapal naga jade besar atau Carved Jade Ship Dragon Ancient Chinese, harga limitnya Rp 194.576.000.
Kejagung juga melelang sejumlah lukisan berbahan emas karya seniman Korea Selatan Kim Tae Il. Lukisan-lukisan itu dijual dengan harga limit mulai Rp 1,3 miliar hingga Rp 8,7 miliar.
"Miniatur kapal dari batu giok," tertulis di situs tersebut.
Nilai jual barang ditentukan langsung oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPNL), bukan ditentukan secara sepihak oleh pihak BPA.
Kejagung juga merampas aset lain milik Jimmy Sutopo. Mayoritas asetnya merupakan barang seni, seperti lukisan emas, alat musik, hingga patung.
"Penyajian pelelangan pun kami desain sedemikian rupa sehingga barang-barang ini bukan hanya dipandang sebagai benda biasa, tapi sebagai sebuah karya seni," kata Kepala BPA Kejagung, Kuntadi.
Ia mengatakan, barang yang dilelang dalam BPA Fair 2026, termasuk replika kursi ini, telah melalui proses penilaian profesional. Dia menjamin masyarakat yang memenangi lelang akan mendapatkan kepastian hukum atas aset tersebut.
"Membeli barang kami itu bukan membeli barang bermasalah, tapi barang yang sudah selesai masalahnya. Ada kepastian bagi masyarakat bahwa membeli barang kami itu sama artinya dengan membantu negara," ujar Kuntadi.
Masyarakat dapat memantau proses lelang melalui situs resmi BPA Fair atau datang ke Kantor BPA Kejaksaan RI di Jalan Kebagusan Raya, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Di sisi lain, BPA Kejagung juga melelang minyak mentah atau crude oil dari kapal tanker MT Arman yang berbendera Iran. Minyak mentah sebanyak 1,2 juta barel itu laku Rp 900 miliar.
"Kalau yang paling fantastis kami jual tentunya crude oil ya. Di awal pra-event sudah kita jual itu harga limitnya di Rp 800 miliar sekian dan sudah laku di angka Rp 900 miliar sekian. Pertamina Patra Niaga (yang beli)," kata Kuntadi.
(dil/apu)

Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja