Seekor sapi berbobot 1,1 ton di Masjid Fatahillah, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, mencuri perhatian karena dikirim donatur misterius. Sapi bertulisan 'TIW' itu dikirim donatur misterius asal Jakarta untuk hewan kurban untuk masjid di dekat rumah tokoh Amien Rais.
Sapi jenis simental itu konon dibeli dari peternak asal Boyolali, Jawa Tengah. Sapi itu sengaja dikirim untuk kurban Idul Adha.
"Kami tidak mengetahui secara langsung siapa pengirimnya. Yang jelas kami menyampaikan terima kasih atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada warga," ujar Ketua Takmir Masjid Fatahillah, Muhani, saat dihubungi, Jumat (29/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengirimnya menyampaikan hanya atas nama Pak TIW untuk warga kompleks dan berharap bisa bermanfaat bagi masyarakat," sambungnya.
Informasi soal pengiriman sapi itu awalnya diterima takmir masjid dari kepala dukuh setempat. Setelahnya, pengurus masjid segera menyiapkan kebutuhan untuk penyembelihan. Diketahui, masjid yang letaknya tak jauh dari kediaman Amien Rais ini telah menerima lima sapi dan 14 kambing untuk kurban.
"Melalui Pak Babinsa Condongcatur, terus lewat Pak Dukuh menghubungi saya selaku pengurus Masjid Fatahillah. Kami diminta menerima sapi kurban karena Pak TIW ingin berkurban di wilayah Sleman," kata Muhadi saat dihubungi detikJogja, Sabtu (30/5).
Disebutkan jika sosok TIW itu memang memilih masjid yang lokasinya tak jauh dari kediaman Amien Rais.
"Soalnya Pak TIW itu ingin berkurban di wilayah Sleman, Jogja. Terus ditanya masjid yang terdekat dengan tempatnya Pak Amien Rais mana, ya Masjid Fatahillah ini," ujarnya.
Muhani menyebut sapi jumbo itu tiba di Masjid Fatahillah Gejayan pada malam takbiran pukul 02.30 WIB. Hewan kurban itu diantar dengan kendaraan bak terbuka oleh tiga orang.
"Itu sampai sini sekitar jam setengah tiga pagi. Yang mengantar tiga orang pakai mobil elsapek itu. Kemarin yang datang ke sini waktu saya tanya, 'datangnya dari mana, mas?' Jawabnya dari Ngawi," ucap Muhani.
"Pak TIW itu dari Jakarta, mereka bilang 'saya tidak boleh kasih nama, ini rahasia'. Dari yang jual sapinya juga bilang tidak boleh kasih tahu," ungkapnya.
Muhani menyebut hewan kurban di tempatnya sebenarnya sudah mencukupi. Sedekah dari donatur misterius itu akhirnya juga didistribusikan untuk warga di luar wilayahnya.
"Kalau ada sisa, biasanya warga punya saudara di luar daerah. Ada yang di Wonosobo, Kulon Progo, Magelang, Wonosari. Itu kami titipkan lewat mereka," pungkasnya.
(ams/apu)
Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja