Pakai Cincin Kekecilan demi Hadiri Pesta, Nenek di Jogja Sambat ke Damkar

Pakai Cincin Kekecilan demi Hadiri Pesta, Nenek di Jogja Sambat ke Damkar

Adji G Rinepta - detikJogja
Jumat, 05 Jun 2026 14:13 WIB
Evakuasi cincin tersangkut di jari oleh personel Damkarmat Pos Kyai Mojo, Tegalrejo, Jogja, Minggu (31/5/2026).
Evakuasi cincin tersangkut di jari oleh personel Damkarmat Pos Kyai Mojo, Tegalrejo, Jogja, Minggu (31/5/2026). Foto: Dok. Damkarmat Kota Jogja
Jogja -

Seorang nenek sambat ke markas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Pos Kyai Mojo, Tegalrejo, Jogja, usai menghadiri pesta pernikahan cucunya. Gegaranya, nenek itu nekat memakai cincin yang sudah lama dia simpan hingga akhirnya sulit dilepas.

Kabar ini pertama kali diunggah di akun TikTok Damkarmat Pos Kyai Mojo, Jogja, dua hari lalu.

"Pingin hadiri pesta cucunya, nenek pingin tampil beda, dan memakai cincin yang sudah lama disimpannya," tulis keterangan pada konten video di akun tersebut, dikutip detikJogja pada Jumat (5/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut anggota Damkarmat Kota Jogja yang memberikan pertolongan, Muhammad Fahri, nenek berusia sekitar 60 tahun itu warga Pekuncen, Wirobrajan, Kota Jogja. Ia ke markas Damkarmat dengan naik sepeda ontel pada Minggu (31/5) pukul 05.30 WIB.

Evakuasi cincin tersangkut di jari oleh personel Damkarmat Pos Kyai Mojo, Tegalrejo, Jogja, Minggu (31/5/2026).Evakuasi cincin tersangkut di jari oleh personel Damkarmat Pos Kyai Mojo, Tegalrejo, Jogja, Minggu (31/5/2026). Foto: Dok. Damkarmat Kota Jogja

"Nggih, jari nenek (usia) sekitar 60-an itu. Jadi ibunya itu pagi-pagi ke sini naik sepeda, kan. Emang lokasi rumahnya juga nggak jauh," kata Fahri saat dihubungi detikJogja, Jumat (5/6/2026).

Fahri bilang, cincin itu nyangkut di jari manis tangan kanan si nenek. Cincin itu sebelumnya hanya disimpan alias sudah lama tidak dipakai.

"Itu sudah lama nggak dipakai (cincinnya), terus dipakai lagi ternyata udah agak sesak. Iya, emas, kurang tahu beratnya berapa," ujar dia.

"Habis nikahan cucunya, dipakai nggak bisa dicopot. Seinget teman-teman yang menangani, (nenek itu) habis pulang nikahan, cincinnya nggak bisa dicopot," imbuh Fahri.

Lantaran kondisinya belum terbilang parah, proses pelepasan cincin itu menggunakan metode benang, sehingga cincinnya masih tetap utuh alias tidak dipotong. Proses evakuasinya memakan waktu sekitar 20 menit.

"Ternyata yang kemarin itu masih memungkinkan kalau kita evakuasi memakai benang. Jadi nggak usah kita potong gitu. Jadi kita usahakan pakai benang dulu bisa nggak, ternyata alhamdulillah bisa gitu," ungkapnya.

"Waktu kemarin sekitar 15 sampai 20 menit. Soalnya jarinya juga udah agak memar kan, agak bengkak gitu. Nggak (ada tindakan medis setelah evakuasi), soalnya kan itu masih tergolong aman kok," pungkas Fahri.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads