Alasan GMS Tidak Manfaatkan Tawaran Pakai Pendopo Bantul untuk Ibadah

Alasan GMS Tidak Manfaatkan Tawaran Pakai Pendopo Bantul untuk Ibadah

Tim detikJogja - detikJogja
Sabtu, 06 Jun 2026 16:52 WIB
Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul di Glugo, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Selasa (26/5/2026).
Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul di Glugo, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Selasa (26/5/2026). Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Jogja -

Bantuan tempat ibadah Gereja Misi Sejahtera (GMS) disebut sempat ditawarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul yaitu dengan memanfaatkan pendopo. Namun pihak pengurus belum bisa menerima tawaran tersebut karena mempertimbangkan berbagai faktor.

Humas GMS Pusat, Josiah Michael mengatakan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih sempat menawarkan pendapa untuk tempat beribadah. Dia mengaku menghargai tawaran tersebut namun belum bisa untuk beribadah di pendopo.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kebetulan dari beliau, tetapi setelah kami mempertimbangkan berbagai faktor kita belum bisa mengambil opsi untuk beribadah di pendopo," ucapnya, kata Josiah kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kita sementara mungkin hari Minggu besok belum melaksanakan ibadah dulu untuk GMS Bantul," imbuhnya.

Ia berharap izin untuk GMS Bantul bisa segera keluar. Dia menyebut sudah melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Sehingga untuk sementara jemaat tidak beribadah di GMS Bantul.

"Sampai mudah-mudahan enggak lama lah, kita berharap sih izin segera keluar. Jadi kita bisa segera melakukan ibadah di GMS Bantul," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, setelah peristiwa pembubaran ibadah pada 24 Mei 2026 lalu, jemaat GMS di Sewon, Bantul memutuskan melaksanakan ibadah secara daring (online). Jemaat berharap ibadah online dilakukan sekali saja. Pengumuman soal pelaksanaan ibadah online diunggah di Instagram @gmschurch.

"Mengikuti imbauan resmi dari pemerintah, maka seluruh kegiatan ibadah GMS Bantul pada tanggal 31 Mei 2026 ditiadakan dan dialihkan menjadi ibadah online melalui streaming di gms.church," tulis keterangan dalam unggahan akun @gmschurch dilihat detikJogja, Minggu (31/5).

Dimintai konfirmasi mengenai informasi di unggahan tersebut, Humas GMS Pusat, Josiah Michael pun membenarkan. Ia menyatakan pihaknya mengikuti arahan bahwa jemaat GMS Bantul belum bisa melakukan ibadah di gedung gerejanya sendiri.

"Iya betul mas (ibadah dilaksanakan online)," ujar Josiah.

"Ya mengikuti arahan, kita tidak beribadah onsite minggu ini di Bantul," sambungnya.




(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads