Kalau Benar Bikin Sedih, Dari Sinikah Asal Usul Kucing Liar Wisdom Park UGM?

Kalau Benar Bikin Sedih, Dari Sinikah Asal Usul Kucing Liar Wisdom Park UGM?

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Jumat, 12 Jun 2026 06:00 WIB
Kucing-kucing liar di Wisdom Park UGM. Foto diunggah Kamis (11/6/2026).
Kucing-kucing liar di Wisdom Park UGM. Foto diunggah Kamis (11/6/2026). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja)
Sleman -

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang kerap beraktivitas di Wisdom Park tentu tak asing dengan keberadaan belasan kucing yang seolah menjadi penghuni tempat tersebut. Sebenarnya, dari mana kucing-kucing liar itu berasal?

detikJogja mencoba mengelilingi Wisdom Park UGM pada Rabu (10/6) pagi. Mulai dari area danau di sisi utara, vertical garden, terowongan ikonik hingga amphitheater sisi selatan.

Masuk area Kopi Lembah UGM, seekor kucing sudah menyambut. Berjalan ke arah utara atau danau, terdapat seekor kucing yang berada di tempat duduk. Di dekatnya, terdapat tempat untuk memberikan makanan beserta setoples cat food.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menuju area danau, detikJogja menemukan dua ekor kucing. Namun saat didekati kucing tersebut langsung kabur menjauh.

Perjalanan berlanjut ke sisi selatan. Sebelum masuk ke terowongan, ditemukan satu ekor kucing lainnya. Kemudian di area selatan setelah terowongan ditemukan total lima ekor kucing dengan berbagai ukuran dan warna.

Sebagian kucing telah disteril. Hal itu tampak dari visual telinga yang sedikit dipotong dengan bentuk huruf V.

Total terdapat sekitar 10 ekor kucing yang ditemukan detikJogja di seluruh area Wisdom Park UGM.

Sempat ramai dibicarakan di media sosial bahwa kucing-kucing itu dulunya peliharaan mahasiswa di kos atau kontrakan. Kucing itu kemudian terpaksa dibuang saat pemiliknya lulus dan harus pulang ke kampung halaman.

Salah satu perbincangan itu muncul di unggahan akun Instagram @catatanmimi_ yang mengaku kesal banyak kucing dibuang. Dalam postingan itu, dia melihat bahwa di area Wisdom Park UGM terdapat kucing yang dibuang. Beberapa di antaranya bahkan masih memiliki kalung pengenal.

Masih dalam postingan itu, disebutkan bahwa ada penambahan populasi kucing baru di Wisdom Park sebanyak 5 ekor. Dua berukuran besar dengan satu kucing memiliki kalung dan tiga ekor lainnya berukuran kecil.

Bukan hanya kucing sehat, disebutkan juga terdapat kasus pembuangan kucing dalam kondisi sakit. Seperti terkena penyakit scabies.

Dia menengarai kucing itu dulunya peliharaan para mahasiswa lalu dibuang setelah mereka lulus. Dia pun mengimbau agar mahasiswa yang memelihara kucing di kos atau kontrakan bertanggung jawab terhadap anabul yang mereka miliki, terlebih saat mereka lulus kuliah dan pulang ke kampung halaman atau diterima kerja.

"Bisa yuk lebih bertanggung-jawab.
Kalau pun nggak bisa bawa pulang, cari shelter, open adopt, jangan dibuang diterlantarkan," tulisnya di akun Instagramnya.

Dugaan bahwa kucing liar itu dulunya merupakan buangan juga dikuatkan oleh Ketua Umum Komunitas Kucing UGM Neila Sahila.

"Terkait kucing di Wisdom Park, kami mengetahui bahwa di sana terdapat banyak kucing yang mungkin beberapa kucing merupakan kucing buangan," kata Neila saat dihubungi detikJogja, Rabu (10/6/2026).

Dia juga tidak menampik kemungkinan bahwa pembuang kucing itu adalah para mahasiswa pemelihara kucing yang telah lulus kuliah. Hal itu tetap terjadi meski komunitasnya sudah jauh-jauh hari mengantisipasinya.

"Kami juga gencar mengedukasi mahasiswa tentang kepemilikan hewan yang bertanggung jawab, tidak membuang kucing seenaknya. Serta membuka ruang komunikasi bagi mahasiswa yang terpaksa harus mencari adopter baru secara bertanggung jawab, bukan dengan cara membuangnya," urainya.




(aku/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads