Muncul Massa Bela MBG di Titik Nol Km Jogja, Aksi Sebentar Lalu Bubar

Muncul Massa Bela MBG di Titik Nol Km Jogja, Aksi Sebentar Lalu Bubar

Adji G Rinepta - detikJogja
Jumat, 19 Jun 2026 17:17 WIB
Ratusan massa yang menyebut diri Relawan MBG menyuarakan tuntutan untuk meneruskan program MBG di titik Nol Kilometer Kota Jogja, Jumat (19/6).
Ratusan massa yang menyebut diri Relawan MBG menyuarakan tuntutan untuk meneruskan program MBG di titik Nol Kilometer Kota Jogja, Jumat (19/6). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Jogja -

Muncul ratusan massa yang menyebut diri Relawan MBG di titik Nol Kilometer Kota Jogja dan menyuarakan tuntutan untuk meneruskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aksi demonstrasi yang mayoritas berisi emak-emak ini hanya berlangsung sebentar.

Pantauan detikJogja, massa berpakaian serba putih ini tiba di titik Nol sekitar pukul 15.00 WIB dan berlangsung kurang dari 1,5 jam. Mereka membawa poster tulisan tangan dan spanduk berisi dukungan program MBG. Satu mobil pikap pun diparkir di tengah massa sebagai mimbar orasi.

Massa mayoritas berisi ibu-ibu meski juga terlihat bapak-bapak dan muda-mudi. Mereka juga sebagian besar menutupi wajahnya dengan masker. Bergantian perwakilan massa aksi menyuarakan dukungannya terhadap MBG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koordinator aksi, Evan menyatakan massa aksi adalah relawan MBG yang menggantungkan hidupnya lewat program ini.

ADVERTISEMENT

"Tuntutan yang pertama, program makan bergizi gratis tetap berjalan. Yang kedua, adili para koruptor karena yang di bawah itu hanya berkepentingan di sini. Kita mencari uang di sini, enggak bisa dari tempat lain, karena keterbatasan dari umur maupun dari strata pendidikan," paparnya di sela aksi, Jumat (19/6).

"Membantunya gini, Mas. Dari relawan itu mendapatkan gaji dari MBG. Dan itu memang menghidupi beberapa, banyak keluarga. Dari yang anaknya tidak bisa sekolah, menjadi bisa sekolah sekarang, Mas. Terus terbantu juga untuk bisa mendapatkan sembako atau yang lainnya untuk dibelanjakan harian," sambung Evan.

Evan mengatakan, terdapat kurang lebih 16 ribu orang yang menggantungkan hidupnya di program ini. Menurutnya, jika MBG dihapuskan, akan ada aksi yang lebih besar lagi pihaknya.

"Di Jogja sendiri ada 16.000 relawan yang siap untuk bekerja untuk MBG. (Seandainya ini dibubarkan) Untuk massa aksi sendiri nanti akan lebih besar lagi, Mas," pungkasnya.

Setelah membacakan pernyataan sikap, massa kemudian membubarkan diri sekitar pukul 16.20 WIB dengan tertib dan dengan pengawalan kepolisian.




(afn/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads