Sosok Gun Jack selama ini dikenal sebagai tokoh preman yang melegenda di Jogja. Namun, di balik kehidupannya yang banyak dikenal publik, ternyata ada sisi lain yang baru diketahui keluarga menjelang wafat.
Istri Gun Jack, Dyah Safitri, mengungkap suaminya baru menunjukkan kartu identitas yang berkaitan dengan Badan Intelijen Negara (BIN) menjelang wafat untuk menjawab rasa penasaran anaknya.
Gun Jack wafat pada 2011 lalu karena sakit tumor kelenjar getah bening. Di masa-masa Gun Jack sakit sekitar 2009, dia baru mengungkap soal identitasnya sebagai agen BIN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dyah, selama bertahun-tahun menikah, ia tidak pernah mengetahui secara pasti pekerjaan suaminya. Gun Jack disebut sengaja menyimpan rapat identitas dan aktivitas yang dijalaninya.
"Kalau itu malah sudah terakhir-terakhir, waktu beliau sakit. Sebelumnya nggak pernah," kata Dyah saat ditemui detikJogja di kediamannya di Kampung Badran, Jetis, Kota Jogja, Kamis (11/6/2026).
Dyah mengatakan momen itu terjadi ketika putri mereka yang saat itu duduk di bangku SMA mulai mempertanyakan pekerjaan sang ayah.
"Anak saya pernah tanya, 'Babe itu kerjaannya apa? Teman-temanku tahu bapaknya kerja di mana, kok aku enggak tahu Babe kerja apa'," ujarnya menirukan pertanyaan sang anak.
Menurut Dyah, pertanyaan itu berulang kali muncul hingga akhirnya Gun Jack merasa perlu memberikan penjelasan. Meski demikian, ia tetap tidak banyak bercerita dan hanya menunjukkan kartu yang dimilikinya.
"Beliau bilang ke anak saya, 'Babe itu kerja. Kamu tenang saja. Babe bukan orang jahat, Babe punya pekerjaan'," kata Dyah.
Setelah itu, Gun Jack menunjukkan kartu identitas yang selama ini disimpannya.
"Nah, baru ditunjukkan kartunya itu. Anak saya akhirnya lega," tuturnya.
Dyah memperkirakan peristiwa tersebut terjadi sekitar 2009, saat kondisi kesehatan Gun Jack sudah menurun akibat penyakit yang dideritanya. Saat itu, kata Dyah, dirinya pun baru mengetahui sebagian kecil mengenai identitas yang selama ini disembunyikan sang suami.
"Iya, dari saya juga disembunyikan. Saya memang enggak pernah nanya detail. Kalau enggak dikasih tahu, saya enggak ingin tahu. Saya percaya sama suami saya," katanya.
Menurut Dyah, selama ini Gun Jack hanya memberi tahu jika harus bepergian ke luar kota dalam waktu lama. Bahkan ketika harus pergi ke daerah-daerah konflik seperti Poso atau Ambon, ia hanya meninggalkan nomor kontak yang bisa dihubungi jika terjadi sesuatu.
"Kalau pergi seminggu atau lebih, beliau cuma kasih kartu nama. Bilangnya, kalau ada apa-apa atau belum pulang, saya disuruh telepon nomor itu untuk tanya kondisi beliau," ujarnya.
Meski tak mengetahui secara rinci pekerjaan sang suami, Dyah mengaku hal itu tidak pernah menjadi persoalan dalam rumah tangga mereka.
"Yang penting bagi saya beliau tanggung jawab sama keluarga, sayang sama anak-anak. Itu sudah cukup," pungkasnya.
(afn/afn)

Komentar Terbanyak
Serba-serbi SMA De Britto, Siswa Bebas Gondrong hingga Kelas Kandang Kuda
Duduk Perkara Danrem Pamungkas Cekcok dengan Marshal Saat Ikut Maraton
Kronologi Cekcok Ajudan Danrem Jogja Maraton Tanpa BIB Berujung Minta Maaf