Gali Fondasi Toilet Wisata Karstubing di Sedayu, Pekerja Temukan Granat Nanas

Gali Fondasi Toilet Wisata Karstubing di Sedayu, Pekerja Temukan Granat Nanas

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Selasa, 07 Jul 2026 17:59 WIB
Petugas saat mendatangi lokasi penemuan granat nanas di Surobayan, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Senin (6/7/2026).
Petugas saat mendatangi lokasi penemuan granat nanas di Surobayan, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Senin (6/7/2026). Foto: dok. Polres Bantul
Bantul -

Seorang pekerja bangunan menemukan granat nanas ketika menggali tanah untuk pembangunan fondasi toilet di objek wisata karstubing, Surobayan, Argomulyo, Sedayu, Bantul. Tim Gegana Satbrimob Polda DIY pun melakukan disposal atau meledakkan granat tersebut.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan penemuan granat itu terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Awalnya ada dua orang pekerja sedang menggali tanah untuk membuat pondasi toilet di kawasan wisata karstubing tersebut.

"Saat menggali fondasi, dua pekerja menemukan satu granat nanas. Setelah menemukan granat itu, kedua pekerja tidak berani memindahkannya," kata Rita kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alhasil, keduanya melaporkan kejadian itu kepada pengelola objek wisata. Selanjutnya, pengelola melaporkannya ke Polsek Sedayu.

ADVERTISEMENT

"Akhirnya Tim Gegana mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi temuan granat itu," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal Tim Gegana Polda DIY, granat tersebut merupakan granat tangan jenis nanas. Disebutkan, kondisi granat itu masih dalam kondisi aktif.

"Granat nanas yang masih aktif itu ditemukan pada kedalaman 10 meter. Karena itu harus segera dilakukan disposal demi menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi," ucapnya.

Tim Gegana dan personel Polsek Sedayu pun melakukan sterilisasi lapangan. Setelahnya, proses disposal dimulai.

"Area penemuan lebih dahulu disterilkan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lain. Setelah dinyatakan aman, Tim Gegana menyiapkan lokasi khusus untuk melakukan peledakan terhadap granat tersebut," katanya.

Proses disposal sendiri berlangsung pada siang hari. Adapun disposal pertama yang dilaksanakan pukul 12.50 WIB belum berhasil menghancurkan granat secara sempurna.

"Pada peledakan pertama, yang hancur baru bagian cangkangnya sehingga Tim Gegana memutuskan melakukan disposal ulang agar seluruh bagian granat benar-benar dinyatakan aman," katanya.

Peledakan kedua kemudian dilakukan pada pukul 13.05 WIB. Kali ini granat berhasil dimusnahkan sepenuhnya oleh Tim Gegana Polda DIY.

"Setelah dilakukan peledakan kedua, granat berhasil dihancurkan dan dinyatakan sudah tidak membahayakan lagi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan situasi di lokasi tetap kondusif," ucapnya.

Dari keterangan warga, granat tersebut diduga merupakan peninggalan pada masa perang.

"Berdasarkan keterangan warga sekitar, granat itu diduga merupakan peninggalan zaman perang yang selama ini tertimbun di lokasi tersebut," ujarnya.




(ams/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads