- Harga Sembako Jogja 10 Februari 2026 Versi PIHPS
- Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah 1. Produksi (Internal) 2. Distribusi (Internal) 3. Sumber Pasokan (Internal) 4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal) 5. Jumlah Pesaing (Eksternal)
- FAQ 1. Apa saja yang termasuk sembako? 2. Cabai rawit naik berapa hari ini? 3. Daging ayam dan telur naik atau tidak?
Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) terkhusus dan bahan pangan secara umum mungkin berubah tiap hari. Pergeseran angka tersebut mesti diketahui agar dapat merencanakan pengeluaran dengan tepat.
Dilansir Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dikelola Bank Indonesia pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 12.35 WIB, hanya duo cabai rawit saja yang berubah harga, yakni rawit hijau dan rawit merah.
Cabai rawit hijau terpantau turun 750 rupiah, terhitung dari Rp 60.750 ke Rp 60.000 per kilogram. Rata-rata harganya di seluruh provinsi Indonesia justru naik tipis, 50 rupiah saja, menjadi Rp 54.050 dari kemarin Rp 54.000/kg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbanding terbalik dengan rawit hijau, rawit merah kembali ngegas naik. Satu kilogramnya hari ini dibanderol Rp 81.500, lebih mahal 3,49% dibandingkan kemarin di angka Rp 78.750.
Sampel harga rawit merah di Kota Jogja ini menempatkan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai salah satu provinsi dengan harga rawit merah menengah. Sebagai informasi, harga rawit merah termahal berlaku di Kalimantan Tengah (Rp 105.650), sedangkan termurahnya di Sumatera Utara (Rp 35.000).
Di bawah ini daftar lengkap harga sembako Jogja hari ini 10 Februari 2026.
Harga Sembako Jogja 10 Februari 2026 Versi PIHPS
Perlu dicatat, harga final PIHPS tersedia pada hari kerja setiap pukul 13.00 WIB. Dalam kondisi tertentu, waktu update data final mungkin lebih lama.
- Bawang merah ukuran sedang: Rp 42.750/kg
- Bawang putih ukuran sedang: Rp 42.500/kg
- Beras kualitas bawah I: Rp 13.150/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp 12.150/kg
- Beras kualitas medium I: Rp 14.900/kg
- Beras kualitas medium II: Rp 14.150/kg
- Beras kualitas super I: Rp 16.000/kg
- Beras kualitas super II: Rp 15.000/kg
- Cabai merah besar: Rp 47.750/kg
- Cabai merah keriting: Rp 38.750/kg
- Cabai rawit hijau: Turun dari Rp 60.750 menjadi Rp 60.000/kg
- Cabai rawit merah: Naik dari Rp 78.750 menjadi Rp 81.500/kg
- Daging ayam ras segar: Rp 39.750/kg
- Daging sapi kualitas 1: Rp 145.000/kg
- Daging sapi kualitas 2: Rp 137.500/kg
- Gula pasir kualitas premium: Rp 18.400/kg
- Gula pasir lokal: Rp 18.000/kg
- Minyak goreng curah: Rp 18.900/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp 21.750/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp 21.000/kg
- Telur ayam ras segar: Rp 30.750/kg
Data harga bahan pangan PIHPS diambil dari rata-rata harga di Pasar Beringharjo dan Kranggan.
Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah
Nur Azizah Nasution dalam tulisannya di Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' memberi rincian penyebab berupa faktor internal dan eksternal fluktuatifnya harga sembako. Ini rinciannya:
1. Produksi (Internal)
Ketersediaan bahan pokok di pasaran sangat memengaruhi harga. Contohnya, bila kondisi cuaca buruk sehingga gagal panen terjadi, maka harga akan melambung. Sebaliknya, jika jumlahnya melimpah, maka harga di pasaran turun.
2. Distribusi (Internal)
Pengiriman bahan pokok menuju pasar merupakan salah satu faktor penentu. Semakin mahal biaya distribusi, semakin mahal pula harga yang dipatok pedagang. Fluktuasi harga rerata suatu bahan pangan juga memengaruhi karena pedagang tentu membutuhkan laba.
3. Sumber Pasokan (Internal)
Jumlah pemasok bahan pangan yang sedikit berakibat naiknya harga karena langka. Sebaliknya, ketika pemasok lebih banyak dibandingkan pedagang, harga turun.
4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal)
Para pedagang akan menaikkan harga bahan pangan jika permintaan lebih banyak ketimbang penawaran. Sementara itu, penawaran tinggi dengan permintaan rendah menyebabkan harga turun. Konsep permintaan-penawaran ini dipengaruhi besar-kecilnya kebutuhan pembeli terhadap bahan pangan terkait.
5. Jumlah Pesaing (Eksternal)
Faktor kelima adalah jumlah pedagang yang menjual komoditas sama alias pesaing. Jika tidak ada pesaing, pedagang cenderung menaikkan harga. Di sisi lain, persaingan pedagang yang ketat membuat harga bahan pangan cenderung menurun untuk memenangkan konsumen.
Itulah informasi ringkas mengenai harga sembako Jogja hari ini Selasa, 10 Februari 2026. Sebagai catatan, harga yang ditemui di pasaran mungkin berbeda karena disparitas.
FAQ
1. Apa saja yang termasuk sembako?
Menurut Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia Nomor 115/MPP/Kep/2/1998 tentang Jenis Barang Kebutuhan Pokok Masyarakat, kesembilan bahan pokok adalah beras, gula pasir, minyak goreng/mentega, daging sapi dan ayam, telur ayam, susu, jagung, minyak tanah, dan garam beryodium.
2. Cabai rawit naik berapa hari ini?
Rawit merah naik sebanyak 2.750 rupiah atau 3,49%, terhitung dari Rp 78.750 menjadi Rp 81.500. Sebaliknya, rawit hijau justru turun dari Rp 60.750 menjadi Rp 60.000 per kilogram.
3. Daging ayam dan telur naik atau tidak?
Kemarin, daging naik jadi Rp 39.750 sekilo. Begitu pula telur yang naik 750 rupiah. Adapun hari ini, kedua bahan pokok tersebut tidak mengalami perubahan harga.
(sto/apu)
Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja