Ribuan warga dan wisatawan memadati kawasan Malioboro, Kota Jogja, Sabtu (6/6), untuk menyaksikan Kirab Budaya Tresna Pancasila dalam rangka Bulan Bung Karno. Tingginya antusiasme masyarakat membuat kegiatan tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan.
Inisiator Kirab Budaya Tresna Pancasila, Eko Suwanto, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi peringatan Hari Lahir Bung Karno. Menurutnya, kirab merupakan sarana membumikan nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan budaya yang dekat dengan masyarakat.
"Kirab ini tidak sekadar perayaan. Kami ingin menghadirkan ruang kebudayaan yang memungkinkan masyarakat melakukan pembatinan terhadap nilai-nilai Pancasila, sehingga tidak berhenti sebagai hafalan, tetapi menjadi pedoman hidup," kata Eko dalam keterangan tertulis, Minggu (7/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eko mengaku bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang memadati Malioboro. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat, terutama kalangan anak muda, menunjukkan semangat kebangsaan masih tumbuh kuat.
"Matur nuwun atas sambutan meriah dari masyarakat dan wisatawan, khususnya anak-anak muda yang hadir langsung ke Malioboro, termasuk yang ikut kirab seperti Dimas Diajeng Jogja, Paskibraka, drumband, dan berbagai penampilan seni lainnya. Insyaallah kegiatan ini akan kembali digelar tahun depan dengan lebih baik lagi, menjadi kegiatan tahunan yang menyenangkan sekaligus membantu pariwisata Jogja," ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut didedikasikan untuk menghidupkan kembali karakter kepahlawanan, patriotisme, nasionalisme, dan semangat cinta tanah air.
"Kita ingin masyarakat memiliki mental yang mengutamakan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, keluarga maupun kelompok," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY, Hifni Muhammad Nasikh, yang melepas peserta kirab menyebut kegiatan tersebut menjadi salah satu cara mengenalkan nilai-nilai Pancasila sekaligus mendukung sektor pariwisata Jogja.
"Ini bagian dari peringatan Bulan Bung Karno dan menjadi atraksi wisata baik domestik maupun mancanegara. Kita menggelorakan nilai Pancasila dengan cara berbudaya," kata Hifni.
Kirab dimulai dari kawasan Malioboro menuju Taman Pintar Yogyakarta. Barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) DIY menjadi pembuka jalannya kirab, disusul pasukan bregada yang tampil dengan iringan gamelan khas prajurit Keraton Jogja.
Berbagai kelompok seni dan budaya turut ambil bagian dengan menampilkan busana adat dari sejumlah daerah di Indonesia hingga karya fesyen bernuansa tradisional. Salah satu yang paling menyita perhatian pengunjung adalah kemunculan sosok Bung Karno yang menyapa masyarakat sepanjang rute kirab.
Selain menjadi sarana penguatan nilai kebangsaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kerakyatan. Ribuan pengunjung yang memadati Malioboro selama acara berlangsung turut menggerakkan aktivitas pelaku usaha di kawasan tersebut.
(aku/aku)
Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja