Universitas Gadjah Mada (UGM) masih menjadi favorit anak-anak muda Indonesia untuk menempuh studi sarjana. Karenanya, tidak mengherankan jika persaingan masuk Kampus Biru sangat ketat, utamanya di jurusan-jurusan favorit.
Tingginya minat calon mahasiswa untuk mengenakan almamater 'karung goni' dibuktikan dengan data SNPMB 2025. Dilansir laman resminya, UGM menyediakan 2.783 kursi bagi 32.429 pendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Artinya, kemungkinan lolos hanya sebesar 8,5% saja.
Begitu pula jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Dengan pendaftar hingga 89 ribu lebih, daya tampung yang tersedia hanya 2.812 saja. Artinya, kesempatan seorang calon mahasiswa untuk tembus kurang lebih 3% saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guna menyiasati persaingan, banyak calon mahasiswa yang coba mencari jurusan UGM yang sepi peminat, tetapi peluang kerjanya tetap terbuka lebar. Ada apa saja? Berikut beberapa di antaranya.
Jurusan UGM Sepi Peminat dengan Peluang Kerja Besar
Sejauh pengecekan tim detikJogja pada Rabu (4/2/2026) pukul 12.00 WIB, laman SNPMB belum memperbarui data daya tampung 2026. Oleh karena itu, daftar jurusan UGM di bawah ini menggunakan data daya tampung dan jumlah pendaftar 2025.
1. Teknologi Hasil Perikanan
Berdasarkan data di laman Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), tahun lalu untuk jalur SNBP, daya tampung Teknologi Hasil Perikanan sebanyak 23 orang dengan jumlah peminat 138. Dengan demikian, persentase keberterimaannya terbilang tinggi, yakni 16,67%.
Di Indonesia yang notabene merupakan negara dengan laut luas, prodi THP tampak menghadirkan prospek menjanjikan. Lulusan jurusan ini dapat bekerja di bidang quality control dan food safety, riset and development (R&D), hingga masuk instansi pemerintah maupun BUMN.
2. Bahasa dan Sastra Prancis
Pendaftar jurusan Bahasa dan Sastra Prancis UGM tahun 2025 berjumlah 101 orang. Dari angka tersebut, kurang lebih 13%-nya diterima, yakni 14 orang. Pada 2023 dan 2024, potensi lolosnya lebih besar lagi, yakni 18,67% dan 20,29%.
Lingkup pekerjaan lulusan Bahasa dan Sastra Prancis bisa sangat bervariasi. detikers dapat menempuh karier sebagai akademisi, penerjemah, juru bahasa, hingga editor naskah. Selain itu, dapat pula di bidang lain, seperti digital marketer yang tengah digandrungi atau bahkan bidang finance. Bahasa Prancis yang dikuasai menjadi kunci utama untuk mendobrak perusahaan-perusahaan asing.
3. Teknik Fisika
Jurusan ketiga di UGM yang masih dapat dikatakan sepi peminat adalah Teknik Fisika. Tahun lalu, persentase pendaftar SNBP lolos di jurusan ini mencapai 15,97%. Sementara itu, bila melalui jalur SNBT, kemungkinannya sebesar 9%.
Alumni jurusan Teknik Fisika dapat berkarier di bidang energi dan ketenagalistrikan, manufaktur, otomasi dan instrumentasi, migas, hingga konsultan teknik dan manajemen proyek. Selain itu, mereka juga banyak berkiprah sebagai engineer, analis sistem, peneliti, maupun akademisi.
4. Akuakultur
Akuakultur adalah satu dari sekian banyak jurusan UGM yang masuk kelompok Sains dan Teknologi (Saintek). Tahun lalu, pendaftar SNBP Akuakultur adalah 118 orang dengan daya tampung 23. Rasionya kira-kira 1 dari 5 orang pendaftar bakal tembus. Untuk jalur SNBT peluang masuknya juga cukup besar, mencapai hampir 11 persen.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki sumber daya perairan yang berlimpah. Alhasil, ilmu-ilmu yang dipelajari di jurusan Akuakultur punya wadah luas untuk diimplementasikan. Belum lagi kebutuhan pangan berbasis ikan yang cukup besar.
Lulusan jurusan Akuakultur dapat berkiprah sebagai manajer tambak kolam, staf R&D seputar pembudidayaan ikan, hingga konsultan perikanan. Kans bekerja di lembaga-lembaga pemerintah pun terbuka untuk dijajal.
5. Ilmu Tanah
Masih di ranah Saintek, ada jurusan Ilmu Tanah yang berada di Fakultas Pertanian UGM. Tingkat kelolosan pendaftar SNBP 2025 di jurusan ini mencapai 13,77%. Adapun jika berusaha masuk via jalur SNBT, persentasenya 2 kali lipat lebih kecil, yakni 6,61% saja.
Lulusan Ilmu Tanah UGM dapat bekerja bidang pertanian, perkebunan, lingkungan, dan sumber daya alam, baik di sektor pemerintah maupun swasta. Di antara profesi yang memungkinkan adalah analis kesuburan tanah, konsultan lahan, dan staf lingkungan.
6. Sejarah
Dari klaster Sosial Humaniora (Soshum), prodi Sejarah UGM tampak menarik untuk dijajaki. Tahun lalu, dari 148 peminat, disediakan 15 kursi. Secara sederhana, rasionya tembus lewat jalur SNBP adalah 1:10.
Biasanya, orang-orang yang semasa kuliahnya belajar di prodi Sejarah akan bekerja di bidang pendidikan, riset, dan kebudayaan. Beberapa profesi yang lazim diambil adalah guru, dosen, peneliti, arsiparis, kurator museum, dan penulis. Di Indonesia yang kekayaan sejarahnya masih bisa terus digali, jurusan Sejarah menjadi pilihan tepat.
7. Elektronika dan Instrumentasi
Data SNPMB tahun 2025 menunjukkan daya tampung SNBP jurusan Elins UGM sebanyak 27 buah. Dengan jumlah peminat 185 orang, persentase untuk tembus mencapai 14,59%. Adapun di jalur SNBT, detikers mesti mengalahkan kurang lebih 13 orang agar masuk.
Lulusan prodi Elektronika dan Instrumentasi UGM bisa berkarier sebagai engineer, maintenance engineer, konsultan teknis, hingga staf IT. Rentang gajinya bervariasi tergantung pengalaman dan expertise, mulai dari 5 juta per bulan hingga belasan atau bahkan puluhan juta.
8. Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa
Tahun 2025, peminat jurusan dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM ini berjumlah 106 orang. Dengan daya tampung 15, ada kans sebesar 14,15% untuk lolos masuk. Ini adalah data untuk jalur SNBP, bukan SNBT.
Pada era modern, alumnus jurusan Bahasa dan Sastra Jawa memiliki pintu karier yang banyak macamnya. Antara lain adalah pendidik, jurnalis, penyiar media lokal, filolog, hingga akademisi. Lulusan bahasa Jawa pun dapat bekerja di luar negeri, membawa muatan lokal, terkhusus budaya Jawa yang menakjubkan.
9. Biologi
Jurusan UGM lain yang persaingannya terbilang longgar adalah Biologi. Tahun lalu, jurusan ini membuka 68 kursi mahasiswa baru. Dengan jumlah pendaftar mencapai 344 orang, kemungkinan lolosnya mencapai 19,77%. Meski lebih sulit ketimbang 2024 dengan peluang 27,20%, jurusan Biologi tetap menarik bagi detikers yang berkeinginan kuat kuliah di UGM.
Bukan hanya kesempatan masuk besar, prospek pekerjaan untuk lulusan Biologi pun menarik. detikers dapat memasuki dunia kerja sebagai peneliti, analis laboratorium, konsultan lingkungan, hingga dosen atau guru. Bisa pula masuk ke industri bioteknologi, konservasi, dan lembaga pemerintah.
10. Kartografi dan Penginderaan Jauh
Jurusan UGM kesepuluh bagi detikers yang sedang mencari peluang masuk besar adalah Kartografi dan Penginderaan Jauh. Tahun lalu, dari 165 peminat jalur SNBP, 30 diterima sebagai mahasiswa baru. Itu berarti persentase tembus mencapai 18,18%.
Laman resmi Kartografi dan Penginderaan Jauh UGM menunjukkan data bahwa 81% lulusan jurusan satu ini sudah mendapatkan pekerjaan sebelum wisuda. Sebagian besar bekerja di sektor swasta, tetapi ada juga yang berkarier di institusi pemerintah nasional, pusat, maupun BUMN.
Nah, itulah 10 jurusan UGM yang sepi peminat, tetapi memiliki peluang kerja besar. Semoga membantu, ya!
(sto/dil)

Komentar Terbanyak
Serba-serbi SMA De Britto, Siswa Bebas Gondrong hingga Kelas Kandang Kuda
Duduk Perkara Danrem Pamungkas Cekcok dengan Marshal Saat Ikut Maraton
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Sebut Pelapor Dirinya ke Polisi Lagi Caper ke Presiden