Milad UMY ke 45, Rektor Dorong UMY Lebih Cepat Respons Perubahan Zaman

Milad UMY ke 45, Rektor Dorong UMY Lebih Cepat Respons Perubahan Zaman

Adji G Rinepta - detikJogja
Sabtu, 16 Mei 2026 13:52 WIB
Rapat Senat Terbuka Laporan Tahunan Rektor & Pidato Milad ke-45 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Ballroom Gedung UMY Student Dormitory, Sabtu (16/5/2026).
Rapat Senat Terbuka Laporan Tahunan Rektor & Pidato Milad ke-45 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Ballroom Gedung UMY Student Dormitory, Sabtu (16/5/2026). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja
Bantul -

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menginjak usia 45 tahun. Dalam refleksinya, Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi ingin seluruh unsur di dalam kampus bisa lebih cepat dalam merespons perubahan dan perkembangan zaman.

Hal itu disampaikan Nurmandi dalam Rapat Senat Terbuka Laporan Tahunan Rektor & Pidato Milad ke-45 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Ballroom Gedung UMY Student Dormitory.

"Secara tradisi memang harus dilaporkan (capaian tahunan) dalam rapat senat terbuka kepada publik, bentuk pertanggungjawaban kepada publik," terang Nurmandi usai acara di Ballroom Gedung UMY Student Dormitory, Sabtu (16/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam laporannya yang bertajuk Lead The Change Light The World, Nurmandi memaparkan berbagai capaian UMY setahun kebelakang. Mulai dari transformasi organisasi dan branding universitas hingga program penopang Universitas.

"Satu yang menonjol yakni publikasi kita meningkat. Namun kita memiliki tantangan, bagaimana penelitian dosen memiliki dampak secara komersial, dikomersialisasikan oleh perusahaan-perusahaan sehingga dapat menghasilkan finansial terhadap UMY," ujarnya.

Dalam pidatonya usai paparan capaian tahunan, Nurmandi menegaskan UMY harus menjadi universitas yang terbaik dan mampu bersaing dengan Universitas-universitas besar lainnya.
Satu hal yang yang ia tekankan yakni seluruh unsur kampus harus bisa lebih cepat.

"Tapi Muhammadiyah itu tidak hanya etikanya menjadi yang terbaik, tapi juga cepat, ini yang susah. Untuk cepat kita perlu kerja sama berbagai pihak, kalau kita lambat kita ditinggal orang," ungkap Nurmandi.

"Jadi kita tidak bisa lagi berleyeh-leyeh, bersantai-santai dalam mengelola sebuah universitas, karena tantangan yang kita hadapi itu semakin hari semakin berat. Baik dari aspek regulasi, permintaan masyarakat, perubahan dunia industri, yang mau tidak mau universitas melakukan penyesuaian proses internal pendidikan," imbuhnya.

Sementara, Ketua Senat Universitas UMY, Prof. Dr. Ulung Pribadi mengapresiasi capaian tahunan yang dipaparkan Rektor UMY. Namun masih ada pekerjaan rumah bagi UMY yang ia sampaikan dalam sambutannya.

"Satu hal yang ke depan harus kita kembangkan, yakni integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai Islam. Ke depan saya kira ini yang harus kita kembangkan terus," pungkasnya.




(adg/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads