Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menginjak usia 45 tahun. Dalam refleksinya, Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi ingin seluruh unsur di dalam kampus bisa lebih cepat dalam merespons perubahan dan perkembangan zaman.
Hal itu disampaikan Nurmandi dalam Rapat Senat Terbuka Laporan Tahunan Rektor & Pidato Milad ke-45 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Ballroom Gedung UMY Student Dormitory.
"Secara tradisi memang harus dilaporkan (capaian tahunan) dalam rapat senat terbuka kepada publik, bentuk pertanggungjawaban kepada publik," terang Nurmandi usai acara di Ballroom Gedung UMY Student Dormitory, Sabtu (16/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laporannya yang bertajuk Lead The Change Light The World, Nurmandi memaparkan berbagai capaian UMY setahun kebelakang. Mulai dari transformasi organisasi dan branding universitas hingga program penopang Universitas.
"Satu yang menonjol yakni publikasi kita meningkat. Namun kita memiliki tantangan, bagaimana penelitian dosen memiliki dampak secara komersial, dikomersialisasikan oleh perusahaan-perusahaan sehingga dapat menghasilkan finansial terhadap UMY," ujarnya.
Dalam pidatonya usai paparan capaian tahunan, Nurmandi menegaskan UMY harus menjadi universitas yang terbaik dan mampu bersaing dengan Universitas-universitas besar lainnya.
Satu hal yang yang ia tekankan yakni seluruh unsur kampus harus bisa lebih cepat.
"Tapi Muhammadiyah itu tidak hanya etikanya menjadi yang terbaik, tapi juga cepat, ini yang susah. Untuk cepat kita perlu kerja sama berbagai pihak, kalau kita lambat kita ditinggal orang," ungkap Nurmandi.
"Jadi kita tidak bisa lagi berleyeh-leyeh, bersantai-santai dalam mengelola sebuah universitas, karena tantangan yang kita hadapi itu semakin hari semakin berat. Baik dari aspek regulasi, permintaan masyarakat, perubahan dunia industri, yang mau tidak mau universitas melakukan penyesuaian proses internal pendidikan," imbuhnya.
Sementara, Ketua Senat Universitas UMY, Prof. Dr. Ulung Pribadi mengapresiasi capaian tahunan yang dipaparkan Rektor UMY. Namun masih ada pekerjaan rumah bagi UMY yang ia sampaikan dalam sambutannya.
"Satu hal yang ke depan harus kita kembangkan, yakni integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai Islam. Ke depan saya kira ini yang harus kita kembangkan terus," pungkasnya.
(adg/ams)
Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja