Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gunungkidul mengungkap temuan ada anak seorang aparatur sipil negara (ASN) yang mendaftar jalur afirmasi pada Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tingkat SMP. Pada akhirnya, anak itu mengundurkan diri dari jalur afirmasi.
Kepala Disdik Gunungkidul, Nunuk Setyowati, menjelaskan awalnya salah satu SMP negeri di Wonosari melakukan pencermatan terkait SPMB. Ternyata, ada salah satu pendaftar yang menggunakan jalur afirmasi namun desilnya tidak sesuai.
Sebagai informasi, jalur afirmasi adalah jalur penerimaan peserta didik baru yang diperuntukkan khusus bagi siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas. Di mana peruntukannya untuk masyarakat yang masuk Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1-5.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ada pendaftar SPMB tingkat SMP yang orang tuanya PNS malah daftar jalur afirmasi. Padahal afirmasi untuk desil 1-5, dan PNS itu masuk desil 6-10," katanya kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).
Oleh sebab itu, Disdik langsung melakukan penelusuran. Akan tetapi tidak lama kemudian pendaftar itu akhirnya memilih mengundurkan diri.
"Ternyata yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari SMPB jalur afirmasi. Kami juga sudah cek lagi dan nama yang bersangkutan sudah tidak berstatus sebagai pendaftar," ujarnya.
Berkaca dari temuan itu, Nunuk menyebut jika Disdik sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Sosial P3A) kabupaten Gunungkidul. Mengingat Disdik tidak memiliki kewenangan dalam melakukan perbaikan data.
"Kita sudah sampaikan temuan ini ke OPD terkait agar ada perbaikan data," ucapnya.
(apu/alg)

Komentar Terbanyak
Serba-serbi SMA De Britto, Siswa Bebas Gondrong hingga Kelas Kandang Kuda
Duduk Perkara Danrem Pamungkas Cekcok dengan Marshal Saat Ikut Maraton
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Sebut Pelapor Dirinya ke Polisi Lagi Caper ke Presiden