Keputusan Erwan Hendarwanto meninggalkan PSIM Jogja di tengah musim bukan perkara mudah. Di balik langkahnya menerima tantangan baru bersama Garudayaksa FC, Erwan menegaskan kecintaannya kepada Laskar Mataram tak pernah berkurang.
"Saya mencintai PSIM melebihi segalanya. Saya benar-benar mencintai PSIM, bahkan keluarga pun kadang saya korbankan hanya untuk PSIM," ujar Erwan saat dihubungi wartawan, Selasa (10/2/2026).
Pelatih berlisensi AFC A itu mengungkapkan tawaran untuk menjadi pelatih kepala PSKC Cimahi (sebelum berubah menjadi Garudayaksa FC) sejatinya sudah datang sejak awal musim lalu, tepat sekitar satu pekan setelah final Liga 2 yang mengantarkan PSIM menjadi juara. Namun Erwan memilih bertahan demi merasakan atmosfer Super League bersama PSIM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu itu saya ingin merasakan dulu seperti apa Liga 1. Rasa penasaran itu masih besar," jelasnya.
Seiring berjalannya waktu, PSKC kemudian berubah menjadi Garudayaksa FC. Meski sempat menutup peluang, tawaran kembali datang pada putaran kedua Championship 2025/2026. Padahal, Garudayaksa tengah berada di puncak klasemen dengan prestasi yang cukup meyakinkan.
"Justru itu tantangannya. Saya datang ke tim dengan prestasi yang sudah bagus. Tantangannya bukan hanya memenuhi target, tapi mempertahankan," kata Erwan.
Setelah berdiskusi dengan keluarga dan manajemen PSIM, Erwan akhirnya memutuskan menerima tawaran tersebut. Ia menilai kesempatan menjadi pelatih kepala merupakan perjalanan karier yang harus ia jalani.
"Setelah sepakat dengan keluarga, tak sampaikan ke manajemen bahwa ya ini permintaan saya. Karena tak anggap ya ini sebuah tantangan," jelasnya.
Meski kini menapaki jalan berbeda, Erwan menegaskan doanya untuk PSIM tak pernah putus. Ia bahkan mengaku mendoakan Laskar Mataram bukan sekadar lewat ucapan.
"Saya mendoakan PSIM, bukan hanya mendoakan, tapi puasa dan dzikir pun saya lakukan untuk kesuksesan PSIM. Semua itu saya lakukan dari hati," tuturnya.
(aku/ahr)
Komentar Terbanyak
Prodi Unggulan Mulai Turun Peminat, Rektor USD Soroti Sistem Penerimaan PTN
Tudingan Malpraktik RSUD Prambanan Buntut Naura Hilang Nyawa Usai CT Scan
Resmi Naik! Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 10 Juni 2026 di Jogja