Kesan Van Gastel Usai Semusim di PSIM: Saya Sangat Suka Tempat Ini

Kesan Van Gastel Usai Semusim di PSIM: Saya Sangat Suka Tempat Ini

Tim detikJogja - detikJogja
Jumat, 05 Jun 2026 08:01 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel. Foto: Istimewa
Jogja -

Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, telah melalui musim perdana bersama Laskar Mataram. Ia mengaku mengagumi atmosfer sepakbola Indonesia dan mulai mencintai Jogja.

"Saya sangat menikmati tahun pertama saya di sini. Banyak sekali perjalanan yang harus dilalui, sehingga saya harus beradaptasi dengan hal tersebut," ujar Van Gastel dilansir dari situs PSIM, Kamis (4/6/2026).

PSIM menjadi klub pertamanya dalam sepakbola Indonesia. Dia mengaku memiliki pengalaman baru terutama saat menjalani laga tandang yang bisa menghabiskan waktu empat hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal yang paling berkesan bagi dirinya ialah fanatisme suporter sepakbola Indonesia. Berada di stadion yang penuh suporter sangat memberinya motivasi. Dia mengaku senang bisa menutup laga dengan kemenangan.

"Saya pikir liga ini sangat kompetitif, dan saya sangat menikmati pertandingan, khususnya saat dihadiri oleh para suporter. Contohnya pada pertandingan kandang terakhir musim ini, kami dapat mengakhiri musim secara positif dengan kemenangan di kandang," katanya.

"Pertandingan di Jakarta dan di Bandung yang dihadiri banyak penonton, menurut saya, itulah esensi dari sepak bola: bermain untuk suporter yang datang dalam jumlah besar," ucapnya.

Karena itu, pria asal Belanda tersebut menyayangkan adanya beberapa pertandingan yang tak bisa dihadiri penonton.

"Namun sayangnya, di liga ini banyak pertandingan yang dimainkan tanpa penonton. Saya pikir hal itu sangat disayangkan karena, seperti yang saya katakan, kami bermain untuk suporter," jelas Van Gastel.

Sangat Suka Jogja

Setahun berada di Jogja juga membuatnya belajar banyak hal baru terutama soal budaya. Jogja disebut telah memberi warna baru di kehidupan pribadinya selama setahun terakhir.

"Secara keseluruhan, saya sangat senang bisa datang ke sini karena ini memberikan warna baru dalam hidup saya, tidak hanya dari segi sepak bola, tetapi juga kehidupan pribadi," tuturnya.

"Saya bertemu dengan orang-orang baru dan tinggal di dalam budaya yang berbeda. Bagi saya, ini adalah sebuah kekayaan," ujar mantan juru taktik FC Besiktas itu.

Banyak hal yang membuatnya bersyukur bisa bertahan di klub. Salah satunya ialah kecintaannya terhadap Jogja.

"Saya dan keluarga saya sangat menyukai tempat ini. Oleh karena itu, saya sangat senang untuk bertahan," ujar Van Gastel.

"Saya melihat klub ini stabil, dan pihak manajemen serta pemilik klub sangat bersedia menjadikan klub ini benar-benar stabil, sehingga mereka dapat tumbuh tahap demi tahap. Salah satu tugas saya di sini adalah membantu mereka secara bertahap dalam memperbaiki semua aspek struktur organisasi," pungkasnya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads