detikBali

Proyek Pantai Candidasa Telan Anggaran Rp 500 M, Rampung Akhir 2027

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Proyek Pantai Candidasa Telan Anggaran Rp 500 M, Rampung Akhir 2027


I Wayan Selamat Juniasa - detikBali

Aktivitas penataan Pantai Candidasa di wilayah Candidasa, Desa Bugbug, Karangasem, Kamis (22/1/2026).
Aktivitas penataan Pantai Candidasa di wilayah Candidasa, Desa Bugbug, Karangasem, Kamis (22/1/2026). (Foto: I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)
Karangasem -

Penataan Pantai Candidasa di Kabupaten Karangasem, Bali, resmi dimulai sejak Februari 2025. Proyek dengan panjang penataan mencapai 5,5 kilometer itu menelan anggaran lebih dari Rp 500 miliar dan ditargetkan rampung pada November 2027.

Penataan Pantai Candidasa diharapkan dapat menjaga kawasan pesisir yang mulai mengalami abrasi. Pantai Candidasa selama ini dikenal sebagai salah satu objek wisata unggulan di Karangasem karena keindahan pantainya.

Humas PT Hutama Karya, Ngatno, yang memimpin sektor penataan Pantai Candidasa, mengatakan proses pengerjaan hingga saat ini berjalan lancar dengan progres yang cukup baik. Tahapan awal penataan dimulai dengan pembangunan revetment untuk melindungi pantai dari abrasi, yakni dengan menyusun batu-batu besar berbentuk miring di sepanjang garis pantai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahap awal penataan yaitu revetment yang kini telah mencapai 80 persen, setelah tahap ini rampung baru kami urug dengan pasir kemudian baru mulai tahapan berikutnya," kata Ngatno, Kamis (22/1/2026).

ADVERTISEMENT

Ngatno menjelaskan, selama proses pengerjaan di sepanjang Pantai Candidasa, pihaknya tetap memperhatikan aktivitas masyarakat setempat, terutama para nelayan. Nelayan yang biasa melaut tetap diperbolehkan beraktivitas seperti biasa.

"Kami tidak menutup beberapa titik yang seharusnya tidak boleh ada aktivitas di dalamnya, supaya para nelayan tetap bisa melaut," ujar Ngatno.

Ia menambahkan, proyek penataan Pantai Candidasa pada dasarnya ditujukan untuk kepentingan pelaku pariwisata dan masyarakat, termasuk nelayan. Karena itu, pihaknya berupaya agar selama proses penataan tidak ada pihak yang merasa terganggu.

Didukung Pelaku Pariwisata

Sementara itu, Ketua PHRI Karangasem I Wayan Kariasa menyatakan dukungannya terhadap proyek penataan Pantai Candidasa. Menurutnya, proyek tersebut akan memberikan dampak positif bagi pariwisata Karangasem ke depan.

Ia menilai Pantai Candidasa saat ini sudah mulai terkikis abrasi. Jika tidak segera dilakukan upaya konservasi, kondisi tersebut dikhawatirkan akan berdampak terhadap sektor pariwisata.

"Dengan adanya penataan ini, Pantai Candidasa akan menjadi semakin indah nantinya. Hal itu tentu akan menarik para wisatawan untuk datang dan pasti dampaknya akan ke pendapatan daerah," kata Kariasa.

Setelah penataan Pantai Candidasa rampung, pariwisata Karangasem diharapkan semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak wisatawan. Candidasa selama ini dikenal sebagai pintu masuk pariwisata Karangasem.




(dpw/dpw)










Hide Ads