detikBali

Polisi Kantongi Identitas 2 WNA Pencuri Uang Apotek di Mengwi Badung

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Polisi Kantongi Identitas 2 WNA Pencuri Uang Apotek di Mengwi Badung


Agus Eka - detikBali

Cuplikan rekaman CCTV menunjukkan pria WNA diduga asal Timur Tengah menggasak laci kasir di apotek Kelurahan Kapal, Badung. (Dok. pemilik apotek, Gede Pradnyana)
Cuplikan rekaman CCTV saat pria WNA menggasak laci kasir di apotek Kelurahan Kapal, Mengwi, Badung, Bali. (Dok. pemilik apotek, Gede Pradnyana)
Badung -

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Badung memburu dua warga negara asing (WNA) yang diduga mencuri uang di Apotek Wedanta Farma, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali. Polisi memastikan kedua turis asing tersebut masih berada di Pulau Dewata.

"Hasil dari penyelidikan, kami dapatkan identitas. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan yang intensif. Sejauh ini (terduga pelaku) masih berada di Bali," kata Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba saat ditemui di Polres Badung, Senin (6/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Joseph, polisi saat ini berupaya mempersempit ruang gerak kedua terduga pelaku agar tidak melarikan diri ke luar negeri. Petugas juga memantau rekaman kamera pengawas (CCTV) di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melacak keberadaan mereka.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak imigrasi, mohon doanya untuk kami bisa ungkap," ujar Joseph.

ADVERTISEMENT

Belum diketahui asal negara kedua WNA tersebut. Polisi menyakini modus pencurian dilakukan terencana dan keduanya berbagi peran saat mencuri di apotek tersebut. Salah satunya bertugas mengelabui karyawan apotek, sementara terduga pelaku lainnya menjadi eksekutor yang menguras laci penyimpanan uang.

"Modusnya, satu orang mengalihkan perhatian penjaga apotek, kemudian yang satu lagi bertugas mengambil uang," imbuh Kasatreskrim Polres Badung AKP Azarul Ahmad.

Kasus pencurian di Apotek Wedanta Farma ini terjadi pada 28 Juni lalu. Dua pelaku yang diduga merupakan pasangan WNA asal Timur Tengah nekat menguras uang di laci kasir setelah berpura-pura membeli obat nyeri saraf dan meminjam toilet.

Karyawan apotek yang berjaga saat itu, Febi, mengungkapkan pelaku perempuan sengaja mengalihkan perhatiannya dengan memberikan pujian dan sempat menggeser posisi CCTV. Pada saat bersamaan, pelaku laki-laki beraksi di meja kasir dengan dalih meminjam komputer untuk membuka aplikasi penerjemah. Kedua orang asing itu membawa kabur uang Rp 700 ribu dari laci penjualan.

Pemilik apotek, Gede Pradnyana (30), baru menyadari pencurian tersebut saat tokonya hendak tutup sekitar pukul 22.00 Wita. Pradnyana langsung melaporkan pencurian itu kepada pemilik ruko dan perangkat desa setempat sebelum akhirnya diteruskan ke polisi.




(iws/iws)











Hide Ads