detikBali
Regional

Fakta-fakta Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026
Regional

Fakta-fakta Hilangnya Nadira Az-Zahra, Mahasiswi Telkom University


Tim detikJabar - detikBali

Mahasiswi Tel-U yang hilang misterius
Nadira Az-zahra, mahasiswi Tel-U yang hilang misterius. (Foto: Istimewa)
Denpasar -

Publik sempat dibuat bingung oleh kabar Nadira Az-Zahra (20), mahasiswi Telkom University (Tel-U), yang disebut telah ditemukan di Majalaya, Kabupaten Bandung. Namun, pihak keluarga memastikan informasi itu merupakan miskomunikasi.

Setelah hampir sepekan pencarian, Nadira akhirnya benar-benar ditemukan dalam kondisi selamat di Kota Bandung pada Senin (6/7/2026) dini hari.

Melansir detikJabar, Selasa (7/7/2026), Nadira pertama kali dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah pada Selasa (30/6/2026) untuk berangkat ke kampus. Mahasiswi Fakultas Ilmu Terapan (FIT), Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC) angkatan 2025 itu putus komunikasi sejak berpamitan kepada keluarga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekitar pukul 10.00 WIB, Nadira meninggalkan rumah dengan membawa perlengkapan kuliah lengkap. Namun, sejak saat itu ia tak lagi memberi kabar.

ADVERTISEMENT

Keluarga kemudian kehilangan kontak sepenuhnya sejak Rabu (1/7/2026). Berdasarkan pelacakan terakhir, ponsel milik Nadira tidak lagi aktif sejak Selasa sekitar pukul 12.30 WIB atau sekitar dua setengah jam setelah ia meninggalkan rumah.

Saat berangkat, Nadira mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, dan kerudung krem. Ia juga membawa tas ransel berwarna krem berisi laptop, tablet, serta ponsel pribadinya.

Laporan kehilangan itu kemudian ditindaklanjuti kepolisian. Di saat yang sama, Telkom University ikut membantu proses pencarian.

Orang tua Nadira mendatangi kampus pada Kamis (2/7/2026) untuk berkoordinasi dengan Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni (Ditmawa/KKA) guna mengumpulkan informasi pendukung.

"Telkom University telah berkoordinasi dan menjalin komunikasi dengan keluarga dan pihak terkait, guna mendukung proses pencarian dan memastikan penanganan dilakukan secara optimal sesuai kewenangan masing-masing," kata Head of Secretary and Public Relations Telkom University, Roosdiana Noor Rochmah.

"Penyebaran informasi pun tetap mengedepankan etika, menghormati privasi keluarga, serta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya," ungkap Diana menambahkan.

Sempat Heboh karena Miskomunikasi

Di tengah pencarian, muncul informasi yang sempat membuat publik mengira Nadira telah ditemukan.

Pada Jumat (3/7/2026), Kapolsek Rancasari Kompol Herman Junaidi menyebut Nadira berada di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung.

"Di daerah Majalaya," kata Herman melalui pesan singkat.

"Menurut orang tuanya ada di rumah bibinya. Namun karena ada masalah (alasan Nadira pergi)," ujarnya.

Tak lama berselang, keluarga meluruskan informasi tersebut. Paman Nadira, Budhi Purnama, menegaskan keponakannya belum ditemukan.

"Sampai saat ini Nadira belum ditemukan," kata Budhi melalui pesan singkat, Jumat (3/7/2026).

Budhi menjelaskan kabar yang menyebut Nadira berada di rumah bibinya di Majalaya merupakan miskomunikasi.

"Informasi terkait sudah ada di tantenya di Majalaya itu missed information," tambahnya.

Hingga memasuki hari keempat pencarian, Nadira masih belum ditemukan. Keluarga memastikan upaya pencarian terus dilakukan secara intensif.

Ditemukan di Kota Bandung

Penantian keluarga akhirnya berakhir pada Senin (6/7/2026) dini hari. Nadira ditemukan di wilayah Kota Bandung dalam kondisi selamat.

"Dengan penuh rasa syukur, kami pihak keluarga menginformasikan bahwa Nadira Az-Zahra telah ditemukan pada Senin dini hari, 6 Juli 2026 di Bandung. Ada orang baik yang menghubungi kami dan menjaga Nadira hingga saat ini. Kami telah memastikan kondisinya dalam keadaan baik," kata Budhi dalam keterangan tertulis yang diterima detikJabar.

Budhi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian.

"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian, aparat berwenang, media, serta seluruh masyarakat yang telah membantu dalam proses pencarian anak kami. Dukungan, doa, dan kepedulian yang diberikan sangat berarti bagi kami hingga akhirnya Nadira dapat kembali ditemukan," ujarnya.

"Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu hingga akhirnya Nadira dapat ditemukan," tambahnya.

Roosdiana Noor Rochmah mengatakan Telkom University terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan keluarga serta pihak terkait selama proses pencarian berlangsung.

Telkom University juga menyampaikan rasa syukur atas ditemukannya Nadira dalam keadaan sehat serta mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia, aparat berwenang, media massa, sivitas akademika, dan masyarakat yang telah memberikan bantuan, doa, perhatian, serta dukungan selama proses pencarian.

"Dengan telah ditemukannya Nadira, kami mengimbau kepada seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk menghentikan penyebarluasan informasi pencarian serta tetap menghormati privasi yang bersangkutan beserta keluarga," ujar Roosdiana.

Polisi Masih Dalami Motif

Meski Nadira telah ditemukan, Satreskrim Polrestabes Bandung masih mendalami alasan mahasiswi tersebut meninggalkan rumah.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab Nadira pergi karena kondisinya belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.

"Untuk alasan, untuk sementara belum kami dapatkan secara pasti karena Ananda Nadira masih dalam kondisi belum bisa dimintai keterangan. Nanti mungkin akan kami mintai keterangan lebih lanjut terkait mengapa yang bersangkutan pergi dari kediaman," kata Anton di Mapolrestabes Bandung, Senin (6/7/2026).

Anton mengatakan hingga kini polisi belum menemukan indikasi tindak pidana, termasuk dugaan penculikan.

Penyelidikan akan kembali dilakukan setelah Nadira dapat dimintai keterangan.

"Ya, sementara belum ada indikasi ke sana. Tapi kami tetap memastikan, nanti setelah Ananda Nadira sudah bisa dimintai keterangan, kami akan melakukan pendalaman lebih lanjut apakah ada indikasi tindak pidana dalam kejadian tersebut," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di detikJabar. Baca selengkapnya di sini!




(dpw/dpw)











Hide Ads