detikBali

Bus Malam Tujuan Jakarta Masuk Jurang di Dompu, 11 Penumpang Terluka

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bus Malam Tujuan Jakarta Masuk Jurang di Dompu, 11 Penumpang Terluka


Faruk - detikBali

Kondisi Bus Lava usai alami kecelakaan di Dompu NTB, Minggu (28/6/2026) malam.
Kondisi Bus Lava usai alami kecelakaan di Dompu NTB, Minggu (28/6/2026) malam. (Foto: Dok. Istimewa)
Dompu -

Bus malam rute Bima-Jakarta mengalami kecelakaan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (28/6/2026) malam. Bus yang membawa 19 penumpang itu terjun ke jurang dan terseret hingga sekitar 30 meter ke perkebunan warga.

"11 orang mengalami luka-luka, terdiri dari 6 laki-laki dan 5 perempuan. Seluruh korban dievakuasi oleh petugas dan mendapatkan penanganan medis di RSUD Dompu. Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa," ungkap Kasi Humas Polres Dompu, Iptu I Nyoman Suardika, Senin (29/6/2026).

Suardika menjelaskan, bus berwarna hijau dengan nomor polisi B 7268 KGA yang dikemudikan Okka Jayeng Permadi (37) berangkat dari Terminal Kota Bima menuju Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.00 Wita saat bus melintas di tikungan tajam Desa Mangge Na'e, Kecamatan Dompu. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan kendali akibat masalah pada sistem pengereman.

ADVERTISEMENT

"Selang valve pada sistem pengereman bus diduga mengalami ledakan sehingga rem tidak berfungsi. Kondisi tersebut menyebabkan pengemudi kehilangan kendali dan bus keluar dari badan jalan hingga terperosok ke ladang milik warga," jelasnya.

Suardika mengatakan petugas Satlantas Polres Dompu langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membantu mengevakuasi para korban ke rumah sakit.

Menurut Suardika, hasil sementara menunjukkan kecelakaan diduga dipicu gangguan pada sistem pengereman. Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Penyebab pasti masih didalami melalui proses penyelidikan lebih lanjut. Sat Lantas mengimbau seluruh perusahaan angkutan umum maupun pengemudi agar memastikan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, selalu dalam keadaan layak jalan sebelum melakukan perjalanan untuk mencegah terjadinya kecelakaan," tuturnya.




(dpw/dpw)










Hide Ads