detikBali

Warga Rebutan Naik Panser Anoa Kopassus di Depan Kantor Gubernur NTB

Terpopuler Koleksi Pilihan

Warga Rebutan Naik Panser Anoa Kopassus di Depan Kantor Gubernur NTB


Ahmad Viqi - detikBali

Warga Mataram ramai-ramai naik kendaraan tempur di depan Kantor Gubernur NTB, Senin (29/6/2026).
Foto: Warga Mataram ramai-ramai naik kendaraan tempur di depan Kantor Gubernur NTB, Senin (29/6/2026). (Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Suasana di depan kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) mendadak riuh, Senin (29/6/2026). Bukan karena ada aksi demonstrasi, melainkan ratusan warga Mataram yang tampak semringah mengantre demi bisa menikmati sensasi naik kendaraan tempur (ranpur) Panser Anoa 6x6 milik Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.

Panser-panser garang tersebut sengaja dihadirkan ke depan kantor Gubernur NTB seusai pasukan elite baret merah tersebut merampungkan latihan rutin di kawasan Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan di lokasi, warga dari berbagai kalangan usia tampak antusias. Salah satunya Andriani (50). Dia tak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah diajak keliling kota di atas kendaraan baja tersebut.

"Saya senang sekali, tadi kita diajak keliling dari Jalan Pejanggik, muter ke Jalan Panca Usaha, sampai balik lagi ke sini," ujar Andriani dengan wajah berbinar.

ADVERTISEMENT

Pengalaman tak terlupakan juga dirasakan oleh Fadli (25). Bagi Fadli, ini adalah momen pertama kalinya ia bisa menyentuh, bahkan masuk ke dalam ranpur milik TNI. Ia pun kaget saat merasakan fasilitas di dalam panser.

"Rasanya luar biasa, senang. Ini saya baru pertama kali naik kendaraan begini. Ternyata enak, di dalam ada AC-nya, adem," celetuk Fadli sambil tertawa.

Jaminan Keamanan Jelang MotoGP

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menjelaskan ada enam unit kendaraan tempur yang sengaja dibawa ke halaman kantor Gubernur agar bisa berinteraksi langsung dengan warga. Panser-panser ini baru saja menyelesaikan misi latihan untuk mengamankan kawasan Mandalika sebagai salah satu Program Strategis Nasional (PSN).

"Tujuan latihan kemarin itu untuk memberikan jaminan keamanan. Kenapa di Mandalika? Karena ini adalah PSN. Jadi ini menjadi salah satu target pengamanan untuk memberikan jaminan, memberikan keyakinan sebelum kita melaksanakan MotoGP dan sebagainya, bahwa situasinya aman dan terkendali," beber Iqbal.

Selain aspek taktis, Iqbal menilai kehadiran Kopassus di bumi NTB menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat pasukan khusus kebanggaan Indonesia tersebut.

"TNI ini milik rakyat. Kehadiran Kopassus hari ini di NTB juga untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat dan mengenal lebih jauh mengenai Kopassus. Ini bagian dari upaya TNI mendekatkan diri dengan masyarakat," ungkapnya.

Secara geopolitik, posisi NTB memang sangat strategis karena berada di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan memiliki beberapa titik PSN yang bernilai vital bagi negara.

Kehadiran panser Kopassus di tengah kota sempat memicu rumor di kalangan masyarakat, bahkan ada yang mengaitkannya dengan isu keamanan tertentu di kawasan wisata Gili Trawangan. Menanggapi hal tersebut, Iqbal langsung memberikan bantahan tegas.

"Nggak usah berspekulasi begitu. Ini namanya latihan rutin untuk menjaga kemahiran pasukan supaya dalam situasi apa pun mereka bisa beroperasi," tegas Iqbal.

Ia menambahkan bahwa latihan seperti ini tidak hanya digelar di NTB, melainkan dilakukan secara berkala dan terus-menerus di berbagai wilayah di Indonesia demi menjaga kesiapsiagaan prajurit.




(hsa/hsa)










Hide Ads