Korban tewas akibat truk terguling di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertambah menjadi dua orang. Sebelumnya, satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Puluhan korban lainnya mengalami luka berat dan ringan. Sejumlah korban yang kritis masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo Labuan Bajo.
Kecelakaan tunggal itu terjadi di Kampung Pateng, Desa Pateng Lesu, Kecamatan Ndoso, Selasa (7/7/2026). Kendaraan roda enam jenis Colt bak penumpang yang dikenal masyarakat Flores sebagai bus kayu itu mengangkut tim sepakbola dan suporter yang hendak mengikuti Turnamen Waning Cup II. Rombongan tersebut berasal dari Desa Golo Ru'a dengan jumlah penumpang sebanyak 47 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga saat ini, sebanyak dua penumpang dilaporkan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit," ungkap Kasatlantas Polres Manggarai Barat AKP I Made Supartha Purnama, Rabu (8/7/2026).
Korban meninggal dunia bernama Daniel Dakul (30) dan Hilarius Endro Amat (14). Keduanya sempat mendapatkan penanganan medis darurat di rumah sakit, namun nyawa mereka tidak tertolong.
Supartha menjelaskan, dari total 47 penumpang bus kayu tersebut, 10 orang yang mengalami luka berat dievakuasi ke RSUD Komodo, termasuk dua korban yang kemudian meninggal dunia. Sementara itu, korban lainnya dirawat di Puskesmas Waning, fasilitas kesehatan terdekat dari lokasi kecelakaan. Proses evakuasi dipimpin Kapolsek Kuwus Iptu Arsilinus Lentar.
"Sebanyak 37 korban saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Waning," ujar Supartha.
Lakalantas itu diduga terjadi akibat muatan yang berlebihan sehingga banyak penumpang duduk di bagian atap kendaraan. Saat melintasi jalan yang menurun tajam dan berkelok, kendaraan diduga kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling.
(dpw/dpw)

