detikBali

Heboh Walkot Bima Lantik Istri-Sepupu Jadi Pejabat, Kemendagri Turunkan Tim

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Heboh Walkot Bima Lantik Istri-Sepupu Jadi Pejabat, Kemendagri Turunkan Tim


Rafiin - detikBali

Wali Kota (Walkot) Bima, A Rahman atau Aji Man ditemui di Mataram, Selasa (7/7/2026). (Foto: Ahmad Viqi/detikBali).
Foto: Wali Kota (Walkot) Bima, A Rahman atau Aji Man ditemui di Mataram, Selasa (7/7/2026). (Ahmad Viqi/detikBali)
Bima -

A Rahman alias Aji Man, Wali Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang melantik 89 pejabat termasuk istri hingga sepupunya terus menuai perhatian publik. Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) menurunkan tim untuk memeriksa proses pelantikan kerabat dekatnya itu.

"Iya betul ada tim dari Kemendagri yang turun," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Kota Bima, Adhie Aulia, dikonfirmasi detikBali, Rabu (8/7/2026).

Meski begitu, ia tak memerinci maksud dan tujuan tim dari Kemendagri turun ke Kota Bima. Namun Aulia memastikan tim yang turun tersebut berkaitan dengan pelantikan 89 pejabat Pemkot Bima belum lama ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim Kemendagri sudah kembali ke Jakarta. Tinggal menunggu laporan saja," jelas dia.

ADVERTISEMENT

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Bima A Rahman melantik istrinya, Badrah Ekawati, sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdis) Kota Bima dan orang disebut sebagai iparnya, M Auwalyah, sebagai Kepala Bagian Umum Setda Kota Bima.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap istrinya dilakukan bersamaan dengan 87 pejabat lainnya di Aula Maja Labo Dahu, Pemerintah Kota Bima, Rabu (1/7/2026).

Sebelumnya, Aji Man juga diketahui melantik sepupunya, Irwansyah, sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bima.

Menanggapi hal itu Aji Man mengaku pelantikan istrinya sebagai Sekdis Kesehatan Kota Bima itu bukanlah menaikkan jabatannya. Badrah hanya digeser ke posisi semula yang dia emban pada 2016 lalu.

"Saya kembalikan posisi awal. Jadi dia bukan eselon II. Dia kan eselon III, jadi harus lihat kompetensinya, rekam jejaknya. Dia kan sempat nonjob karena pilkada," ujar Aji Man ditemui di Mataram, Selasa (7/7/2026).

Aji Man mengaku pada pelantikan 87 pejabat eselon III dan eselon II itu tidak termasuk ipar seperti yang dituduhkan. Orang yang disebut sebagai iparnya itu, tidak memiliki hubungan keluarga dengannya. Ia meminta publik memeriksa langsung informasi tersebut agar tidak terjebak pada isu yang belum terverifikasi.

"Kalau dibilang ipar, itu fitnah. Tidak ada ipar. Cek saja, datang ke Bima itu. Mana ipar saya? Kan bisa dilihat," tegasnya.




(hsa/iws)










Hide Ads