Saudi Tambah 20 Unit Kereta Cepat Haramain untuk Jemaah Haji-Umrah

Saudi Tambah 20 Unit Kereta Cepat Haramain untuk Jemaah Haji-Umrah

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Senin, 09 Feb 2026 17:00 WIB
Kereta Cepat Haramain Rail Line yang menyambungkan Mekah-Madinah resmi beroperasi. Seperti apa bentuknya? Yuk! lihat.
Kereta Cepat Haramain (Foto: Reuters)
Jakarta -

Arab Saudi memesan 20 unit Kereta Cepat Haramain untuk melayani peziarah. Penambahan armada ini diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas penumpang menjadi lebih dari 30 juta setiap tahun.

Dilansir dari Saudi Gazette, Senin (9/2/2026), Operator Kereta Nasional Arab Saudi atau Saudi Arabian Railways (SAR) mengatakan pembelian kereta berasal dari perusahaan manufaktur asal Spanyol, Talgo. Kesepakatan pembelian kereta cepat tersebut diumumkan pada Minggu (8/2/2026) yang dilakukan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi sekaligus Ketua Dewan Direksi SAR, Saleh Al Jasser.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengiriman kereta baru dijadwalkan mulai akhir 2028 dan rampung sepenuhnya pada 2031 mendatang. Kereta tersebut nantinya akan melayani seluruh jaringan Haramain High-Speed Railway yang menghubungkan Makkah dan Madinah melalui lima stasiun utama.

Al Jasser menjelaskan penguatan armada kereta tersebut sejalan dengan Strategi Transportasi dan Logistik Nasional sekaligus upaya Kerajaan menjadikan Saudi sebagai pusat logistik global. Dia juga mengapresiasi pimpinan Saudi atas dukungan berkelanjutan pada sektor transportasi dan logistik.

"Kereta Cepat Haramain merupakan salah satu proyek transportasi strategis di Kerajaan karena berhubungan langsung dengan pelayanan Dua Masjid Suci. Penambahan armada ini penting untuk meningkatkan mobilitas jemaah dan pengunjung melalui transportasi yang aman, modern dan andal," katanya.

ADVERTISEMENT

Direktur Utama SAR Bashar Al Malik menyebut penambahan unit kereta cepat mampu meningkatkan pengalaman perjalanan jemaah, utamanya pada puncak haji dan umrah.

"Penambahan armada ini akan memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar serta membantu mengurangi kepadatan di jalur Makkah-Madinah. Kapasitas tahunan akan meningkat menjadi lebih dari 30 juta penumpang," ujar Bashar.

Langkah tersebut, katanya, memungkinkan SAR merespons pertumbuhan jumlah jemaah dan pengunjung yang diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

Kereta Cepat Haramain kini jadi armada tercepat antara Makkah dan Madinah dengan kecepatan hingga 300 kilometer per jam dan waktu tempuhnya sekitar dua jam. Jalur ini juga melayani stasiun antara di Jeddah, Bandara INternasional King Abdulaziz dan King Abdullah Economic City.

Jaringan Haramain saat ini mengoperasikan 35 rangkaian kereta. Dengan tambahan 20 unit baru, maka total armada akan meningkat jadi 55 kereta setelah seluruh pengiriman rampung.

Setiap rangkaian kereta baru terdiri dari 13 gerbong dengan kapasitas total 417 penumpang, termasuk delapan gerbong kelas ekonomi dan lima gerbong kelas bisnis. Kereta juga dilengkapi satu gerbong khusus bagi penumpang penyandang disabilitas sebagai upaya layanan transportasi yang inklusif.




(aeb/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads