Kereta Cepat Haramain Tambah Kapasitas Hingga 2,2 Juta Kursi untuk Haji 2026

Kereta Cepat Haramain Tambah Kapasitas Hingga 2,2 Juta Kursi untuk Haji 2026

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Senin, 04 Mei 2026 19:15 WIB
Haramain kereta cepat
Kereta cepat Haramain (Foto: Fariz)
Jakarta -

Saudi Arabia Railways (SAR) meningkatkan kapasitasnya dengan menyediakan lebih dari 2,2 juta kursi Kereta Cepat Haramain (Haramain High-Speed Railway) untuk menunjang transportasi selama musim haji 1447 H/2026 M.

Mengutip Arab News, penambahan jumlah kursi di musim haji tahun ini sekitar 210.000 lebih banyak jika dibandingkan dengan musim haji 2025 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peningkatan kapasitas itu bertujuan mengantisipasi pergerakan jemaah haji antar kota suci yang akan membludak. Sebagaimana diketahui, jalur kereta cepat ini menghubungkan Makkah, Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, King Abdullah Economic City hingga Madinah.

Menurut laporan Saudi Gazette, diperkirakan lebih dari 5.300 perjalanan akan dioperasikan selama musim haji 2026. Perjalanan itu didukung dengan 35 kereta listrik modern yang setiap rangkaiannya bisa mengangkut hingga 417 penumpang dalam sekali perjalanan.

ADVERTISEMENT

Tak hanya kapasitas, kecepatan juga menjadi andalan. Kereta tersebut mampu melaju hingga 300 km/jam di jalur sepanjang 453 kilometer, ini menjadikan salah satu moda transportasi tercepat dan paling efisien bagi jemaah.

Melalui peningkatan tersebut, mobilitas jemaah antar kota suci diharapkan kian lancar, cepat, nyaman serta mengurangi kepadatan sekaligus meningkatkan pengalaman ibadah haji secara keseluruhan.

Sebagai informasi, Kereta Cepat Haramain pertama kali dibuka untuk umum operasi komersial pada Oktober 2018. Kereta ini beroperasi sepanjang tahun, mengakomodasi komuter reguler, wisatawan dan peziarah.

Lebih lanjut, Arab Saudi juga memudahkan jemaah haji untuk bepergian di dalam Saudi dengan identitas digital pengunjung atau ID digital. Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi menjelaskan identitas digital tersebut bisa dibawa ke mana pun sehingga jemaah tak perlu lagi membawa paspor fisik saat bepergian di Saudi.

ID digital tersebut bisa diperoleh pada platform Absher milik Kementerian Dalam Negeri Saudi. Identitas digital pengunjung ini menjadi dokumen resmi yang diakui oleh Kerajaan Arab Saudi.

Identitas digital pengunjung itu memudahkan pergerakan jemaah ketika bepergian di kota-kota dalam Saudi. Bentuknya yang digital berbeda dengan paspor fisik. ID digital ini lebih praktis dibawa jemaah yang ingin bepergian mengunjungi tempat-tempat di dalam Saudi.




(aeb/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads