Selebrasi sujud syukur yang dilakukan pemain Maroko mencuri perhatian banyak orang, khususnya umat Islam. Para pemain dengan julukan Singa Atlas itu membentuk lingkaran bersama pelatih Mohamed Ouahbi untuk berdoa, kemudian serempak melakukan sujud syukur begitu memastikan kemenangan.
Dilansir dari Gulf News, momen sujud syukur tersebut viral di berbagai media sosial. Warganet menilai pemandangan tersebut memperlihatkan sisi lain sepak bola. Saat tekanan pertandingan terbesar dunia berpadu dengan keyakinan spiritual yang telah lama jadi bagian dari identitas tim nasional Maroko.
Sebelum adu penalti dimulai, para pemain tak sibuk berdiskusi mengenai strategi ataupun urutan penendang. Mereka lalu merapat membentuk lingkaran kecil dengan seluruh staf pelatih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada suasana yang hening itu, mereka melantunkan doa-doa sebelum para pemain berjalan menuju titik putih untuk menjalankan tugas masing-masing. Doa itu seolah menjadi penguat mental, Maroko akhirnya menang 3-2 lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Makna Sujud Syukur dalam Islam
Menurut buku Fiqih susunan Hasbiyallah, sujud syukur jadi wujud pernyataan rasa syukur seorang hamba kepada Allah SWT atas nikmat yang telah dilimpahkan. Hal ini menunjukkan keyakinan seorang hamba bahwa segala sesuatu yang diterima adalah anugerah dari Allah SWT.
Selebrasi sujud syukur di Piala Dunia 2026 tersebut dilakukan atas rasa syukur kemenangan yang diraih tim nasional Maroko. Mereka menang atas Belanda dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Hukum Sujud Syukur
Hukum melaksanakan sujud syukur adalah sunnah. Diterangkan dalam buku Fikih Ibadah: Panduan Lengkap Beribadah Sesuai Sunnah Rasul tulisan Hassan Ayyub, dia mengutip ungkapan dari Imam Baghawi.
"Sujud syukur dilakukan pada saat adanya nikmat yang lama dinanti, terhindar dari musibah yang dinanti berlalu, melihat orang yang terkena musibah karena adanya sebab atau musibah dengan melakukan sujud yang tidak diketahui oleh orang yang terkena musibah agar hal itu tidak mendorongnya untuk mengkufuri nikmat dan menampakkannya pada orang yang berbuat maksiat agar ia bertobat."
Dalil mengenai sujud syukur mengacu pada hadits dari Abu Bakrah RA,
"Nabi SAW apabila mendapat sesuatu yang disenangi atau diberi kabar gembira, segeralah beliau tunduk bersujud sebagai tanda syukur kepada Allah Ta'ala." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Tirmidzi)
Cara Sujud Syukur yang Benar
Cara sujud syukur yaitu dengan satu kali sujud. Ketika sujud, muslim harus dalam keadaan suci, menghadap ke arah kiblat dan bertakbir.
Setelah itu melakukan sekali sujud. Adapun, bacaan yang dibaca sama seperti sholat. Lalu, dilanjut dengan bertakbir kembali sambil mengangkat kepala. Setelah sujud syukur tidak ada salam dan tasyahud.
Bacaan Sujud Syukur: Arab, Latin dan Arti
سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَا رَكَ اللهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ
Sajada wajhiya lilladzii kholaqohu washowwarohu wasyaqo sam'ahu wa bashorohu bihaulili wa quwwatihi fatabaa ro kallaahu ahsanul khooliqiin
Artinya: "Aku sujudkan wajahku kepada yang menciptakannya, membentuk rupanya, dan membuka pendengaran serta penglihatan. Maha Suci Allah sebaik-baik pencipta."
(aeb/inf)

Komentar Terbanyak
Iran Berencana Bentuk NATO Versi Islam, Ajak Saudi dan Turki
MUI Godok Naskah Akademik RUU Pidana LGBT
Tukang Tambal Ban Rela Utang demi Haji, Kini Dilunasi Pemerintah-UEA