Masjidil Haram Pakai Sistem Pendingin Terbesar di Dunia, Jaga Suhu Tetap Sejuk

Masjidil Haram Pakai Sistem Pendingin Terbesar di Dunia, Jaga Suhu Tetap Sejuk

Devi Setya - detikHikmah
Selasa, 07 Jul 2026 12:30 WIB
Umat Islam dari berbagai negara melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Rabu (17/6/2026) waktu setempat. Kementerian Haji dan Umrah mencatat hingga hari ke-57 operasional haji atau hari ke-16 masa pemulangan, total kepulangan gelombang pertama melalui Bandara Jeddah mencapai 104.308 orang dan total kepulangan gelombang kedua yang telah diberangkatkan melalui Bandara Madinah tercatat mencapai 5.961 orang. ANTARA FOTO/Citro Atmoko
Foto: ANTARA FOTO/Citro Atmoko
Jakarta -

Pemerintah Arab Saudi terus meningkatkan kualitas layanan bagi jamaah di Masjidil Haram melalui pemanfaatan teknologi modern. Salah satu fasilitas unggulan yang dioperasikan adalah sistem pendingin terintegrasi yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di dunia.

Sistem ini dikelola oleh Otoritas Umum untuk Pengurusan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi guna menciptakan suasana ibadah yang nyaman bagi jutaan jamaah haji dan umrah, terutama saat musim panas ketika suhu di Kota Makkah dapat meningkat sangat tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapasitas Pendingin Mencapai 155.000 Ton

Dilansir dari Saudi Gazette, otoritas tersebut mengoperasikan sistem pendingin dengan kapasitas sekitar 155.000 ton pendingin, yang mampu menjaga suhu di seluruh area Masjidil Haram tetap berada pada kisaran 22 hingga 24 derajat Celsius.

Pengaturan suhu tersebut dirancang agar jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman, termasuk pada periode padat kunjungan seperti musim haji, Ramadan, maupun musim umrah.

ADVERTISEMENT

Dengan suhu yang stabil, kondisi di dalam masjid tetap sejuk meskipun cuaca di luar mencapai temperatur yang jauh lebih tinggi.

Udara Dimurnikan dengan Efisiensi 95 Persen

Tidak hanya berfungsi mendinginkan ruangan, sistem ini juga dilengkapi teknologi pemurnian udara berstandar tinggi.

Menurut otoritas, udara yang dialirkan ke seluruh area masjid melalui proses pengolahan dan penyaringan canggih dengan tingkat efisiensi hingga 95 persen. Teknologi tersebut membantu menjaga kualitas udara sehingga tetap bersih dan sehat bagi para jamaah.

Menjangkau Area Seluas 1,5 Juta Meter Persegi

Jaringan pendingin di Masjidil Haram mencakup area yang sangat luas, yakni hampir 1,5 juta meter persegi.

Cakupan tersebut meliputi ruang-ruang salat utama, berbagai fasilitas penunjang, hingga halaman Masjidil Haram yang setiap hari dipadati jamaah dari berbagai negara.

Dengan jaringan yang luas, distribusi udara dingin dapat berlangsung secara merata sehingga seluruh area yang sering digunakan jamaah tetap terasa nyaman.

Pihak otoritas menyatakan bahwa pengoperasian sistem pendingin ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Arab Saudi dalam meningkatkan pelayanan di Masjidil Haram.

Pemanfaatan teknologi rekayasa modern serta peningkatan sistem operasional dan pemeliharaan dilakukan untuk mengakomodasi jumlah jamaah haji dan umrah yang terus bertambah setiap tahun.

Melalui fasilitas tersebut, pemerintah Arab Saudi berupaya memastikan seluruh Tamu Allah dapat menjalankan ibadah dalam kondisi yang nyaman, aman, dan sehat, sekaligus mempertahankan standar kualitas serta efisiensi pelayanan di salah satu masjid terbesar dan tersuci bagi umat Islam.




(dvs/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads