Pria disabilitas berinisial RE di Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi korban penganiayaan karena dituduh hendak mencuri. Polisi menyebut korban diseret sambil dipukuli, lalu ditelanjangi dan diikat di tiang kanopi.
Dilansir detikSulsel, korban dianiaya di depan tempat billiard, Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, pada Jumat (5/12) malam. Polisi telah mengamankan 4 orang terduga pelaku setelah ibu korban melapor.
"Empat orang langsung kami amankan usai adanya laporan," kata Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau dalam keterangannya, Senin (8/12/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Empat pelaku itu tiga pria berinisial MD (21), RA (21), MZ (21), dan satu wanita inisial OC (19). Mereka diamankan pada Minggu (7/12).
"Penganiayaan itu dilakukan karena menurut para pelaku merasa curiga terhadap korban yang terlihat seperti mengintip dan akan melakukan pencurian," ungkap Welli.
Setelah itu, para pelaku menginterogasi korban. Para pelaku kesal lantaran korban memberi jawaban yang berubah-ubah dan terkadang diam.
"Korban saat itu sementara duduk jongkok dan bermain HP. Korban lalu diseret sambil dipukuli. Kemudian ditelanjangi dan diikat di tiang kanopi," ujarnya.
Menurut Welli, korban diketahui mengalami kesulitan berkomunikasi dan keterbelakangan mental. Akibat penganiayaan itu, dari hasil visum luar, korban mengalami sejumlah luka memar.
"Hasil visum korban mengalami bengkak pada pipi kiri sampai dengan mata kiri, bengkak pada telinga kiri, bengkak pada belakang kepala, bengkak pada pipi kanan, luka pada telinga kanan, luka memar pada lengan kanan, luka lecet pada kedua pergelangan tangan, luka pada lutut kiri dan betis kanan dan merasakan sakit pada seluruh badannya," jelas Welli.
"Korban juga mengalami kesulitan komunikasi atau mengalami keterbelakangan mental," imbuhnya.
Keempat pelaku terancam dijerat dengan Pasal 170 ayat 1 juncto 351 ayat 1 KUHPidana tentang pengeroyokan dan penganiayaan. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan di Polresta Kendari.
(dil/ams)

Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Demo Gejayan
Misteri Alat Pelacak di Kendaraan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Usai Demo Gejayan
Kronologi Lengkap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Klaim Temukan 2 Alat Pelacak di Mobil